Dua Mobil Turut Hangus Total Kerugian Kebakaran Mukok Tembus Ratusan Juta
FAKTANASIONAL.NET - Pemilik rumah bernama Urip Pratikno harus menanggung total Kerugian Kebakaran Mukok sekitar tujuh ratus juta rupiah pada Selasa (14/7/2026) malam. Musibah kebakaran hebat tersebut melanda hunian miliknya yang berlokasi di kawasan…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Pemilik rumah bernama Urip Pratikno harus menanggung total Kerugian Kebakaran Mukok sekitar tujuh ratus juta rupiah pada Selasa (14/7/2026) malam.
Musibah kebakaran hebat tersebut melanda hunian miliknya yang berlokasi di kawasan padat penduduk Dusun Sungai Akar Desa Semuntai Kabupaten Sanggau.
Selain meluluhlantakkan bangunan rumah kobaran api juga menghanguskan dua unit kendaraan roda empat jenis Daihatsu Gran Max dan Mitsubishi L300.
Satu unit sepeda motor Honda MegaPro beserta satu set lengkap peralatan tata suara juga tidak luput menjadi arang akibat amukan si jago merah.
Besarnya nilai Kerugian Kebakaran Mukok ini dipicu oleh kobaran api yang dengan sangat cepat membesar dari area gudang penyimpanan bagian belakang.
Petugas gabungan dari Posko Damkar Kabupaten Sanggau dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah baru menerima laporan insiden pada pukul 21.20 WIB.
Armada pemadam kebakaran mendapati kondisi api sudah melahap lebih dari tujuh puluh persen bagian rumah saat mereka merapat di tempat kejadian.
Warga sekitar sebelumnya telah berupaya sekuat tenaga menggunakan peralatan seadanya untuk membantu memadamkan kobaran api dan menyelamatkan sisa barang korban.
Upaya penjinakan api secara profesional turut dibantu oleh kelompok Redkar Semuntai bersama Pemadam Pasar dan petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Timur.
Api yang terus berkobar menghanguskan harta benda korban akhirnya berhasil dipadamkan secara total menyisakan puing bangunan sekitar pukul 22.20 WIB.
Insiden nahas yang menghanguskan hunian dan kendaraan operasional tersebut dipastikan tidak memakan korban jiwa dari pihak keluarga penghuni maupun warga sekitar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dugaan sementara penyebab musibah ini berasal dari percikan api saat korban memperbaiki sebuah mesin genset listrik.
Percikan api kelistrikan tersebut secara tidak sengaja mengenai jeriken berisi bahan bakar Pertalite yang tersimpan rapat di dalam ruang gudang.
Keluarga korban kini terpaksa harus mengungsi sementara waktu mengingat bangunan rumah utama sudah hancur menyisakan struktur gosong akibat terjangan api.
Petugas kepolisian dan pemadam kebakaran memastikan situasi di lokasi pemukiman warga saat ini sudah kembali kondusif usai proses pendinginan rampung dilakukan.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.