Dukung Program MBG, Garda Satu dan Krakatau Steel Bangun Dapur Gizi di Wilayah 3T Raja Ampat
FAKTANASIONAL.NET – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda Satu bersinergi dengan PT Krakatau Steel (KS) memulai pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah terpencil, terdepan, dan tertinggal (3T). Proyek kolaborasi ini menyasar t…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda Satu bersinergi dengan PT Krakatau Steel (KS) memulai pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah terpencil, terdepan, dan tertinggal (3T).
Proyek kolaborasi ini menyasar tiga lokasi di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, yakni Kampung Kapadiri, Wawarnai, dan Limalas.
Pembangunan ini merupakan langkah nyata organisasi dalam mendukung kesuksesan program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak di pelosok negeri.
Misi Kolaborasi di Wilayah Terpencil
Baca Juga: Proyek MBG Disorot: Antara Janji Pemberdayaan dan Realita Keracunan MassalSekjen Garda Satu, Solihin Pure, menjelaskan bahwa aksi ini sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP Garda Satu, Cak Abdul Rohim, agar organisasi aktif menjadi garda terdepan pendukung program pemerintah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
"Garda Satu dengan tim Krakatau Steel kolaborasi membangun dapur SPPG daerah terpencil di Kabupaten Raja Ampat adalah bagian dari menjalankan misi Garda Satu dalam mendukung program pemerintahan Prabowo-Gibran,” jelas Solihin dalam keterangan tertulis, Rabu (4/3/2026).
Ia menambahkan, sinergi ini merupakan implementasi dari misi ketujuh organisasi, yaitu bekerja sama dengan instansi pemerintah maupun pihak swasta untuk pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
Perluasan ke Mappi dan Alor
Solihin berharap fasilitas gizi ini dapat segera beroperasi demi meningkatkan taraf kesehatan dan kualitas nutrisi generasi muda di Papua Barat Daya. Ia pun memohon dukungan masyarakat agar proses pengerjaan di lapangan berjalan tanpa hambatan.
“Mohon doanya agar proses pembangunan dapur SPPG daerah terpencil di Raja Ampat ini berjalan lancar dan segera beroperasi untuk kesehatan dan gizi anak-anak di wilayah ini, insya Allah. Aamiin,” ujarnya.
Setelah Raja Ampat, Garda Satu berencana memperluas jangkauan pembangunan dapur SPPG ke wilayah 3T lainnya di Indonesia Timur dalam waktu dekat.
"Insya Allah akan menyusul di Kabupaten Mappi, Papua Selatan, dan tanah kelahiran saya di Kabupaten Alor, NTT dalam waktu dekat ini,” pungkas Solihin.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.