Emotion Wheel, Jurus Sederhana Membaca Perasaan yang Terpendam
FAKTANASIONAL.NET - Sering kali seseorang hanya mampu mengatakan sedang “tidak baik-baik saja”, tanpa benar-benar mengetahui emosi apa yang sedang dirasakan. Padahal, mengenali perasaan secara lebih spesifik dapat membantu seseorang memahami diri da…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Sering kali seseorang hanya mampu mengatakan sedang “tidak baik-baik saja”, tanpa benar-benar mengetahui emosi apa yang sedang dirasakan.
Padahal, mengenali perasaan secara lebih spesifik dapat membantu seseorang memahami diri dan menentukan respons yang lebih sehat.
Salah satu alat yang dapat digunakan untuk membantu proses tersebut adalah emotion wheel.
Alat berbentuk lingkaran ini memuat beragam kata yang menggambarkan emosi, mulai dari senang, sedih, marah, dan takut hingga perasaan yang lebih spesifik seperti kecewa, frustrasi, cemas, maupun kesepian.
Dikutip dari Alodokter, emotion wheel dapat digunakan anak-anak maupun orang dewasa, baik secara mandiri, bersama keluarga atau teman, maupun sebagai pendamping dalam sesi konseling.
Namun, alat ini bukan sarana untuk mendiagnosis gangguan kesehatan mental.
Bagaimana Cara Menggunakan Emotion Wheel?
Penggunaannya dapat dimulai dengan mengenali emosi utama yang paling kuat dirasakan. Setelah itu, telusuri pilihan emosi yang lebih spesifik.Misalnya, rasa sedih ternyata lebih menggambarkan kekecewaan, kesepian, atau perasaan terluka.
Selanjutnya, perhatikan perubahan pada tubuh dan pikiran. Ketika cemas, seseorang mungkin mengalami jantung berdebar, tubuh tegang, sulit berkonsentrasi, atau terus memikirkan sesuatu yang belum tentu terjadi.
Langkah berikutnya adalah mencari kemungkinan pemicu. Perasaan tertentu bisa muncul setelah menghadapi konflik, mendengar perkataan seseorang, mengalami kejadian yang tidak sesuai harapan, atau mengingat pengalaman masa lalu.
Setelah mengetahui emosi dan pemicunya, cobalah mengungkapkannya secara jelas.
Alih-alih mengatakan, “Saya sedang tidak baik-baik saja,” seseorang dapat menjelaskan, “Saya merasa kecewa karena hasilnya tidak sesuai dengan harapan.”
Emotion Wheel Membantu Mengelola Emosi dengan Lebih Sehat
Emotion wheel dapat membantu seseorang mengeksplorasi perasaan, melakukan refleksi diri, meningkatkan kecerdasan emosional, mendukung komunikasi yang lebih sehat, serta mencegah stres menumpuk.Tidak semua emosi harus dianggap buruk atau dihindari. Emosi merupakan bagian alami kehidupan yang dapat memberikan informasi mengenai kondisi dan kebutuhan seseorang.
Jika perasaan terasa sangat berat, berlangsung lama, sulit dikendalikan, atau mulai mengganggu aktivitas maupun hubungan sehari-hari, bantuan profesional seperti psikolog dapat menjadi pilihan.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.