Fakta Nasional

Festival Balon Wonosobo Penuh Gambar Program Pemerintah

FAKTANASIONAL.NET - Festival balon udara dalam rangka HUT ke-201 Kabupaten Wonosobo, 9 Agustus 2026 menjadi perdebatan setelah puluhan balon menampilkan gambar Presiden Prabowo Subianto serta program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Ko…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Djono W Oesman Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 18 August 2026 📖 1 menit
Festival Balon Wonosobo Penuh Gambar Program Pemerintah
Festival balon Wonosobo. Foto: Tangkapan layar
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Festival balon udara dalam rangka HUT ke-201 Kabupaten Wonosobo, 9 Agustus 2026 menjadi perdebatan setelah puluhan balon menampilkan gambar Presiden Prabowo Subianto serta program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Jembatan Garuda.

Sedikitnya sekitar 40 balon diterbangkan. Menurut Ketua Panitia Abdul Ghoni, kegiatan tersebut memang dimaksudkan antara lain sebagai media sosialisasi program pemerintah.

Namun, kritik muncul karena sebagian masyarakat menganggap festival balon udara seharusnya menjadi ruang budaya dan kreativitas lokal, bukan sarana promosi politik.

Kritik bahkan datang dari Komunitas Balon Udara Wonosobo melalui akun Instagram @balonwonosobo:

“Diperjuangkan dan diperkenalkan ke penjuru negeri selama bertahun tahun, rusak begitu saja oleh kepentingan politik. #savebalonwonosobo.”

Komunitas tersebut juga menegaskan bahwa mereka tidak terafiliasi dengan kepentingan politik praktis.

Media sosial: Instagram. Akun: @balonwonosobo.

Ini bukan sekadar persoalan balon udara. Kritik utamanya adalah mengenai komersialisasi atau politisasi budaya lokal.

Masyarakat mempertanyakan apakah tradisi budaya boleh digunakan untuk menyampaikan pesan politik pemerintah? Apakah boleh hal itu dicampuraduk?

Sebaliknya, pihak penyelenggara memang bertujuan melakukan sosialisasi program pemerintah. Juga tidak salah melakukan hal itu.

Di era medsos sekarang masyarakat cepat bereaksi terhadap aneka hal yang terjadi di masyarakat. Biarkan publik yang menilai. (*)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK