Fakta Nasional

FIFA Matchday Malam Ini: Tantangan 38 Tahun, Indonesia Bidik Kemenangan Perdana Atas Oman di GBK

FAKTANASIONALS.NET — Timnas Indonesia bersiap melakoni laga krusial dalam kalender FIFA Matchday Juni 2026 dengan menjamu Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6) pukul 20.00 WIB. Pertandingan malam nanti menjadi momentu…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 05 June 2026 📖 2 menit
FIFA Matchday Malam Ini: Tantangan 38 Tahun, Indonesia Bidik Kemenangan Perdana Atas Oman di GBK
Melalui program ini, PSSI berpotensi menerima alokasi dana sebesar 20 juta dolar AS atau sekitar Rp371 miliar untuk periode 2027-2030./(PSSI)
) -->

FAKTANASIONALS.NET — Timnas Indonesia bersiap melakoni laga krusial dalam kalender FIFA Matchday Juni 2026 dengan menjamu Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6) pukul 20.00 WIB.

Pertandingan malam nanti menjadi momentum besar bagi skuad Garuda untuk mengakhiri catatan panjang tanpa kemenangan atas tim tamu yang telah berlangsung selama hampir empat dekade.

Berdasarkan data statistik 11v11, kedua negara tercatat sudah bertemu sebanyak enam kali di lapangan hijau. Indonesia sebenarnya sempat mendominasi pada dua pertemuan awal di ajang King's Cup 1987 dan 1988 dengan torehan kemenangan masing-masing 2-0 dan 3-0.

Namun, setelah periode emas tersebut, lini pertahanan Garuda selalu kesulitan membendung kekuatan Oman.

Pertemuan berikutnya pada laga persahabatan 2007 berakhir dengan kekalahan tipis Indonesia 0-1.

Selanjutnya, pada Kualifikasi Piala Asia 2011, Indonesia hanya mampu memetik satu kali imbang tanpa gol dan menyerah 1-2 di laga berikutnya. Pertemuan pamungkas kedua tim terjadi pada medio 2021 dalam laga uji coba, di mana Oman kembali unggul dengan skor meyakinkan 3-1.

Baca Juga: FIFA Tunjuk Armenia dan Georgia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2029

John Herdman Tertantang Putus Dominasi Oman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa ia dan anak asuhnya sangat termotivasi untuk memperbaiki rekor buruk pertemuan kedua tim. Arsitek lapangan asal Inggris tersebut berharap atmosfer SUGBK yang bergemuruh bisa menjadi suntikan moral tambahan bagi pasukannya.

"Seperti biasa, kami berharap para suporter bisa memenuhi GBK besok malam dan memberikan dukungan penuh kepada tim ini. Kami belum pernah mengalahkan Oman dalam 38 tahun terakhir, dan itulah tantangan kami," ujar Herdman dalam konferensi pers jelang pertandingan.

Oman Ingin Perpanjang Rekor Positif

Di kubu lawan, pelatih anyar Oman, Tariq Sektioui, menegaskan misinya untuk mempertahankan dominasi timnya atas Indonesia. Pelatih asal Maroko yang baru saja menandai debutnya pasca-ditunjuk pada Maret lalu itu enggan membiarkan tuan rumah bangkit.

"Tentu saja, sudah sangat lama Indonesia tidak menang melawan Oman, dan dari sisi kami, kami akan mencoba untuk memperpanjang periode tersebut," cetus Sektioui.

Laga persahabatan ini sekaligus menjadi wadah pembuktian dan pembangunan kembali kekuatan bagi kedua tim. Baik Indonesia maupun Oman diketahui sama-sama gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah terhenti di putaran keempat kualifikasi pada Oktober tahun lalu. Indonesia dipaksa menyerah dari Arab Saudi dan Irak, sementara Oman harus mengubur impian pasca-ditahan imbang Qatar dan takluk dari Uni Emirat Arab.

Catatan Sejarah Pertemuan (Head to Head) Indonesia vs Oman:

  • 24 Februari 1987: Indonesia vs Oman 2-0 (King's Cup)

  • 18 Januari 1988: Indonesia vs Oman 3-0 (King's Cup)

  • 24 Juni 2007: Indonesia vs Oman 0-1 (Laga persahabatan)

  • 19 Januari 2009: Oman vs Indonesia 0-0 (Kualifikasi Piala Asia 2011)

  • 6 Januari 2010: Indonesia vs Oman 1-2 (Kualifikasi Piala Asia 2011)

  • 29 Mei 2021: Indonesia vs Oman 1-3 (Laga persahabatan)

Baca Juga: Tanpa Idzes dan Haye, John Herdman Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni

Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK