Film "Kuyank": Horor Kalimantan yang Mengangkat Budaya Lokal
LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET - Awal tahun 2026 akan diwarnai oleh kehadiran film horor yang berbeda berjudul "Kuyank". Film ini menarik perhatian publik karena menggabungkan unsur mistis legendaris dengan drama emosional yang mendalam. Dibintangi ol…
Dengarkan Ringkasan
LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET - Awal tahun 2026 akan diwarnai oleh kehadiran film horor yang berbeda berjudul "Kuyank".
Film ini menarik perhatian publik karena menggabungkan unsur mistis legendaris dengan drama emosional yang mendalam.
Dibintangi oleh Rio Dewanto, film ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada akhir Januari, menjanjikan pengalaman sinematik yang mencekam sekaligus edukatif.
Salah satu keunikan film besutan Johansyah Jumberan ini adalah penggunaan dialog Bahasa Banjar yang mencapai 50 persen.
Langkah ini diambil untuk menjaga keaslian cerita rakyat Kalimantan agar tetap terasa kental bagi penonton. Sutradara ingin menekankan bahwa "Kuyank" bukan sekadar menjual ketakutan, melainkan menampilkan jendela budaya dan tradisi lokal yang jarang tereskpos secara luas.
Aktor kawakan Rio Dewanto mengaku mendapatkan pengalaman baru selama proses syuting. Ia harus mempelajari dialek lokal dan mendalami adat istiadat masyarakat setempat guna menghidupkan karakter Badri.
Baginya, film ini menawarkan teror yang logis karena berakar dari tekanan sosial dan cinta yang terpendam, sehingga memberikan kesan horor yang lebih nyata bagi para penonton.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.