Gebrakan Hari Pertama! Direktur Baru Perumda PALD Banjarmasin Langsung Cek IPAL
FAKTANASIONAL.NET - Hari pertama menjabat, Endani selaku Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) Kota Banjarmasin langsung mengambil langkah strategis. Tanpa berlama-lama, ia turun ke lapangan guna memastikan…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Hari pertama menjabat, Endani selaku Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) Kota Banjarmasin langsung mengambil langkah strategis.
Tanpa berlama-lama, ia turun ke lapangan guna memastikan instrumen operasional berjalan optimal.
Gebrakan awal ini menegaskan komitmen seriusnya dalam menjaga kualitas sanitasi dan tata kelola lingkungan di wilayah kota seribu sungai.
Sidak Fasilitas dan Evaluasi Kinerja IPAL Pekapuran Raya
Mengawali tugas resminya, Endani melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelayakan aset armada operasional perusahaan, sekaligus meninjau kondisi ruangan jajaran direksi dan staf.
Namun, fokus utamanya tertuju pada instalasi pengolahan air limbah. Ia secara teliti memeriksa standar kadar air dari hasil aktivitas pengolahan limbah domestik yang diproses melalui sistem Rotating Biological Contactor (RBC).
Fasilitas IPAL yang berlokasi strategis di kawasan Pekapuran Raya ini merupakan salah satu aset krusial milik Perumda PALD Banjarmasin.
Setelah memastikan seluruh kondisi di lapangan terkendali, agenda langsung dilanjutkan dengan kembali ke kantor untuk memimpin rapat perdana bersama jajaran direksi.
Agenda krusial selanjutnya tercatat pada 14 April 2026. Tepat pada pukul 13.00 WITA, Endani bersama Manajer Umum dan Manajer Operasional menerima kunjungan langsung dari Direktur Utama Perumda Pasar Baiman Banjarmasin, Bapak M. Abdan Syakura.
Pertemuan penting ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali kerja sama terkait penanganan limbah di area basah pasar yang sebelumnya sempat terputus.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Endani menyatakan komitmen kuat untuk menindaklanjuti pertemuan tersebut.
Pihaknya berencana segera melakukan pengecekan lapangan dalam waktu dekat. Langkah proaktif ini diambil agar pasar yang menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pasar daging dan ikan, dapat memiliki sistem pengelolaan limbah yang lebih baik, ramah lingkungan, dan terpadu.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.