Gebrakan PKK Banjarmasin: Sulap 52 Kelurahan Jadi Pelopor Anti-Plastik!
FAKTANASIONAL.NET - Upaya mewujudkan lingkungan kota yang bersih dan terbebas dari tumpukan limbah terus digenjot secara serius oleh Pemerintah Kota Banjarmasin. Kini, fokus utama penanganan dialihkan pada perubahan gaya hidup masyarakat agar lebih…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Upaya mewujudkan lingkungan kota yang bersih dan terbebas dari tumpukan limbah terus digenjot secara serius oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.
Kini, fokus utama penanganan dialihkan pada perubahan gaya hidup masyarakat agar lebih peduli lingkungan, yang harus diinisiasi langsung dari ranah terkecil yakni keluarga.
Melansir publikasi dari Prokom Banjarmasin, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani, kembali menyoroti urgensi untuk mengubah kebiasaan lama.
Ia secara tegas menekankan bahwa inisiatif minim plastik tidak boleh berhenti hanya sebatas slogan kampanye musiman semata, melainkan wajib direalisasikan melalui tindakan nyata yang dilakukan secara disiplin setiap harinya.
Pernyataan krusial ini disampaikannya ketika mengudara sebagai narasumber dalam program siaran Banjar Realita bertajuk menjaga konsistensi gerakan minim plastik di Studio RRI Banjarmasin pada hari Kamis (07/05/2026).
Diskusi inspiratif tersebut dilangsungkan tepat setelah agenda strategis PKK membagikan toples wadah guna ulang kepada perwakilan kader dari 52 kelurahan se-Kota Banjarmasin, yang diselenggarakan secara apik di Taman Rekreasi dan Edukasi Jahri Saleh.
Menurut pengamatan Hj Neli, transformasi berskala besar senantiasa berawal dari langkah kecil individu. Apabila para kader PKK proaktif memberikan teladan positif—seperti membiasakan diri membawa wadah sendiri saat berbelanja serta menekan pemakaian kantong sekali pakai—masyarakat luas niscaya akan lebih mudah terinspirasi untuk mengikuti jejak tersebut.
Baginya, kader PKK menduduki posisi yang amat strategis lantaran mereka berinteraksi dan bersentuhan langsung dengan dinamika kehidupan rumah tangga sehari-hari.
Lebih dari sekadar rutinitas berbelanja, gerakan masif ini dirancang agar berevolusi menjadi sebuah kebudayaan baru di tengah peradaban kota. "Apabila langkah ini dipraktikkan secara konsisten dari dalam rumah tangga, imbas positifnya bagi kebersihan dan pelestarian alam kota akan sangat luar biasa besar," ungkap Neli optimis.
Menyikapi hal itu, TP PKK Kota Banjarmasin tidak sebatas mengajak warga mereduksi sampah. Organisasi ini turut memfasilitasi ruang inovasi yang luas bagi para kader di seluruh kelurahan guna merumuskan solusi ekologis yang aplikatif.
Manuver progresif ini sekaligus menjadi bentuk dukungan solid terhadap program prioritas pemerintah dalam memajukan sistem pengendalian sampah berbasis keluarga secara menyeluruh.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.