Gempa Magnitudo 2,4 Guncang Wonosobo, Getaran Terasa hingga Kawasan Dieng
FAKTANASIONAL.NET – Wilayah Wonosobo, Jawa Tengah, diguncang gempa bumi tektonik pada Rabu (4/3/2026) malam. Berdasarkan laporan getaran gempa berkekuatan magnitudo 2,4 tersebut dilaporkan terasa hingga ke kawasan dataran tinggi Dieng. Badan Meteoro…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET – Wilayah Wonosobo, Jawa Tengah, diguncang gempa bumi tektonik pada Rabu (4/3/2026) malam.
Berdasarkan laporan getaran gempa berkekuatan magnitudo 2,4 tersebut dilaporkan terasa hingga ke kawasan dataran tinggi Dieng.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis analisis resmi yang menyatakan bahwa gempa terjadi pada pukul 20.36 WIB.
Analisis Tektonik dan Lokasi Gempa
Episenter gempa terletak pada koordinat 7,21 Lintang Selatan dan 109,83 Bujur Timur. Lokasi tepatnya berada di darat, berjarak sekitar 19 kilometer arah barat laut Wonosobo dengan kedalaman yang sangat dangkal, yakni 10 kilometer.
BMKG menjelaskan bahwa peristiwa ini merupakan kategori gempa bumi dangkal.
"Gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Kedalaman hiposenter yang relatif dangkal menjadi penyebab getaran terasa di permukaan," tulis laporan BMKG.
Dampak dan Skala Intensitas
Baca Juga: Gempa Bumi Magnitudo 6,4 Guncang Aceh dan SumutGuncangan dirasakan di wilayah Dieng dengan skala intensitas II MMI, yang berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Meski terasa di permukaan, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa.
Hingga pukul 21.06 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan situasi masih terkendali.
"Belum menunjukkan adanya gempa susulan (aftershock)," tulis keterangan tersebut.
Imbauan kepada Masyarakat
Masyarakat Wonosobo dan sekitarnya, khususnya di wilayah Dieng, diimbau untuk tidak panik dan tetap tenang. BMKG mengingatkan warga untuk memastikan kebenaran informasi dan hanya merujuk pada kanal resmi.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi terverifikasi milik BMKG, baik melalui media sosial @infoBMKG, situs resmi, maupun aplikasi resmi yang tersedia di Android dan iOS," tegas BMKG dalam imbauannya.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.