Fakta Nasional

Gunung Semeru Kembali Erupsi: Status Waspada

  JAWA TIMUR, FAKTANASONAL.NET- Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Sabtu, 4 Januari 2025. Erupsi terbaru ini terjadi beberapa kali,…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 05 January 2025 📖 1 menit
Gunung Semeru Kembali Erupsi: Status Waspada
Otoritas PPGA Semeru mencatat telah terjadi 33 kali erupsi dalam kurun waktu 12 jam./(Foto: Pixabay).

 

JAWA TIMUR, FAKTANASONAL.NET- Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Sabtu, 4 Januari 2025.

Erupsi terbaru ini terjadi beberapa kali, dengan letusan mencapai ketinggian hingga 700 meter di atas puncak.

Erupsi pertama pada Sabtu malam tercatat pada pukul 20.15 WIB. Kolom abu setinggi 700 meter berwarna putih hingga kelabu teramati bergerak ke arah utara.

Sebelumnya, erupsi serupa terjadi pada pukul 19.27 WIB, dengan karakteristik yang sama. Secara keseluruhan, sejak pukul 00.09 WIB hingga 20.15 WIB, Gunung Semeru telah mengalami 16 kali erupsi.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status waspada untuk Gunung Semeru.

Masyarakat dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 8 kilometer dari puncak.

Selain itu, warga diminta menjauhi radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena risiko awan panas dan lahar.

Radius 3 kilometer dari kawah juga menjadi zona larangan aktivitas akibat bahaya lontaran batu pijar dan erupsi yang lebih besar.

PVMBG mengingatkan potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak gunung.

Masyarakat di sekitar lereng Gunung Semeru diimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang dan memantau informasi terbaru mengenai aktivitas gunung.

Pemerintah daerah juga diharapkan meningkatkan kesiapan mitigasi bencana, termasuk penyediaan tempat evakuasi yang aman.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK