GWM Indonesia Siap Rilis Ora 03 Listrik Rakitan Lokal Kuartal 2 2025
OTOMOTIF, FAKTANASIONAL.NET - Industri otomotif Indonesia tengah bergeliat memasuki era elektrifikasi, dan GWM (Great Wall Motor) Indonesia tidak ingin ketinggalan. Dalam rangka memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Tanah Air, GWM berencan…
Dengarkan Ringkasan
OTOMOTIF, FAKTANASIONAL.NET - Industri otomotif Indonesia tengah bergeliat memasuki era elektrifikasi, dan GWM (Great Wall Motor) Indonesia tidak ingin ketinggalan.
Dalam rangka memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Tanah Air, GWM berencana meluncurkan Ora 03 pada kuartal kedua 2025.
Menariknya, mobil listrik ini akan dirakit secara lokal (CKD) di pabrik Inchcape, Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.
Strategi ini diharapkan dapat menekan harga jual sehingga Ora 03 tetap kompetitif—dijual di bawah Rp 400 juta—serta memaksimalkan ketersediaan suku cadang dan layanan purna jual.
GWM Indonesia telah memastikan bahwa selama masa transisi, unit Ora 03 yang dikirimkan ke konsumen hingga akhir 2025 masih berupa unit impor (CBU).
Namun, memasuki akhir tahun, seluruh produksi akan beralih ke skema CKD. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong hilirisasi dan investasi di bidang kendaraan listrik domestik.
Dengan standar produksi global GWM, perakitan lokal Ora 03 diprediksi akan menghasilkan kualitas yang setara dengan versi ekspor, sekaligus memudahkan konsumen mendapatkan layanan perbaikan dan suku cadang.
Pabrik Inchcape di Wanaherang, Bogor, menjadi pusat perakitan untuk model Ora 03 dan lini produk Haval di bawah naungan GWM Indonesia.
Produksi CKD di fasilitas ini diharapkan mampu menekan biaya logistik dan bea masuk, sehingga harga jual Ora 03 lebih kompetitif dibandingkan import CBU.
Selain itu, perakitan lokal memudahkan distribusi unit ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah yang selama ini kurang terlayani.
Keberadaan lokasi produksi dalam negeri juga memberikan kepastian pasokan suku cadang, mempercepat waktu perawatan, serta menurunkan biaya servis bagi pelanggan.
Ora 03 akan hadir dalam dua varian yang mengacu pada data resmi di Tiongkok – Pure+ dengan baterai 48 kWh untuk jarak tempuh hingga 310 km, serta Pro+ berkapasitas 63 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 418 km dalam sekali pengisian.
Motor listrik yang disematkan mampu menghasilkan tenaga hingga 169 hp dan torsi 250 Nm, cukup mumpuni untuk penggunaan harian di perkotaan maupun perjalanan antar-kota.
Martina Danuningrat, Strategy & Marketing Director GWM Indonesia, memastikan bahwa harga Ora 03 CKD akan dibanderol di bawah Rp 400 juta, bersaing langsung dengan Wuling Binguo EV dan MG 4 EV yang sudah lebih dulu hadir di segmen ini.
Lebih lanjut, GWM tengah mengajukan Ora 03 untuk masuk dalam skema insentif kendaraan listrik pemerintah, seperti pembebasan PPnBM dan potongan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM).
Jika lolos, harga Ora 03 bisa jadi lebih terjangkau, mendorong minat konsumen lokal beralih ke moda transportasi rendah emisi.
Dengan fasilitas pengisian cepat (fast charging) yang kompatibel dengan infrastruktur publik, pemilik Ora 03 semakin mudah melakukan perjalanan jarak jauh tanpa khawatir kehabisan daya.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, Ora 03 diharapkan menjadi salah satu produk kunci GWM Indonesia di era elektrifikasi.
Peralihan dari CBU ke CKD juga menunjukkan komitmen jangka panjang pabrikan asal Tiongkok ini untuk terus berinvestasi di dalam negeri.
Konsumen Indonesia kini memiliki alternatif mobil listrik yang tidak hanya modern dan terjangkau, tetapi juga didukung layanan purna jual yang lebih dekat dan efisien.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.