Halaman Dinkes Dipenuhi Uang Mainan, Ini Penyebab Aksi Protes Warga dan Mahasiswa
FAKTANASIONAL.NET — Gedung Dinas Kesehatan mendadak dipadati massa unjuk rasa pada Senin (5/10/2026). Sebagai bentuk kekecewaan atas buruknya tata kelola dan transparansi alokasi anggaran medis, para demonstran menggelar aksi simbolis dengan melempa…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET — Gedung Dinas Kesehatan mendadak dipadati massa unjuk rasa pada Senin (5/10/2026). Sebagai bentuk kekecewaan atas buruknya tata kelola dan transparansi alokasi anggaran medis, para demonstran menggelar aksi simbolis dengan melempar serta menaburkan uang mainan di sekitar pintu masuk kantor dinas.
Gabungan elemen mahasiswa dan masyarakat menilai besarannya dana kesehatan tahunan belum berdampak nyata pada peningkatan kualitas fasilitas medis bagi warga kurang mampu.
Koordinator aksi menegaskan bahwa tindakan menabur uang tersebut merupakan kritik terbuka terhadap prioritas penggunaan anggaran dinas.
"Aksi menabur uang ini adalah bentuk sindiran keras kami kepada pihak Dinas Kesehatan. Kami melihat alokasi dana yang begitu besar setiap tahunnya tidak berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan kesehatan di lapangan. Jangan sampai anggaran rakyat justru menguap tanpa kejelasan manfaat," tegas Koordinator Lapangan Aksi.
Aksi yang berlangsung selama dua jam tersebut berjalan aman di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian. Perwakilan Dinas Kesehatan pun hadir menemui pengunjuk rasa untuk merespons aspirasi yang disampaikan.
"Kami menyambut baik aspirasi serta masukan yang disampaikan oleh rekan-rekan masyarakat. Terkait pengelolaan anggaran, seluruh prosesnya telah diawasi oleh lembaga pemeriksa resmi dan dilakukan sesuai prosedur penyerapan yang transparan. Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi seluruh warga," jelas perwakilan Dinas Kesehatan.
Setelah menyampaikan tuntutannya dan menyerahkan berkas aspirasi secara resmi kepada perwakilan dinas, massa aksi membubarkan diri secara tertib dengan pengawasan dari aparat keamanan. sak
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.