Fakta Nasional

Heboh! Richard Lee Terancam Dilaporkan Terkait Nopol Bodong

SELEB, FAKTANASIONAL.NET - Kreator konten sekaligus dokter kecantikan, dr. Richard Lee (DRL), kembali terjerat masalah hukum. Kali ini, Dokter Samira Farahnaz atau Doktif berencana melaporkan DRL ke Gakkum Mabes Polri atas dugaan penggunaan nomor po…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 21 January 2026 📖 1 menit
Heboh! Richard Lee Terancam Dilaporkan Terkait Nopol Bodong
Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa Kejati Banten telah menyatakan berkas perkara penasihat kecantikan tersebut lengkap (P-21) dan siap dilimpahkan ke kejaksaan untuk segera disidangkan atas kasus dugaan pelanggaran UU Kesehatan dan UU Perlindungan Konsumen./(instagram)

SELEB, FAKTANASIONAL.NET - Kreator konten sekaligus dokter kecantikan, dr. Richard Lee (DRL), kembali terjerat masalah hukum. Kali ini, Dokter Samira Farahnaz atau Doktif berencana melaporkan DRL ke Gakkum Mabes Polri atas dugaan penggunaan nomor polisi (nopol) palsu pada mobil mewahnya.

Dugaan ini muncul setelah ditemukan ketidaksesuaian data kendaraan yang sering dipamerkan sang dokter di media sosial.

Doktif membeberkan bahwa pelat nomor salah satu mobil mewah DRL tidak tercatat dalam pembayaran pajak. Lebih mengejutkan lagi, nopol tersebut diduga terpasang pada dua jenis mobil yang berbeda di waktu yang bersamaan.

Selain itu, terdapat perbedaan mencolok antara harga mobil yang diklaim di publik sebesar Rp20 miliar dengan nilai yang tertera pada STNK yang hanya Rp8 miliar.

Pihak Doktif menduga praktik ini sengaja dilakukan sebagai upaya manipulasi pajak kendaraan mewah.

Tim hukum Doktif telah mengumpulkan sejumlah bukti kuat untuk membawa kasus ini ke jalur hukum secepat mungkin. Kasus ini menambah daftar panjang polemik yang melibatkan dr. Richard Lee, setelah sebelumnya ia juga berurusan dengan laporan terkait perlindungan hak konsumen.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK