Fakta Nasional

Hyundai Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia dengan Produksi Baterai Lokal di HEI dan HLI Green Power

OTOMOTIF, FAKTANASIONAL.NET - Hyundai terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia. Selain mendirikan pabrik perakitan mobil melalui PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI), perusahaan asal Kore…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 18 May 2025 📖 1 menit
Hyundai Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia dengan Produksi Baterai Lokal di HEI dan HLI Green Power
Hyundai Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia/(ilustrasi/@pixabay)

OTOMOTIF, FAKTANASIONAL.NET - Hyundai terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia.

Selain mendirikan pabrik perakitan mobil melalui PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI), perusahaan asal Korea Selatan ini juga mengembangkan fasilitas produksi baterai lewat dua entitas utama: HLI Green Power dan Hyundai Energy Indonesia (HEI).

Langkah strategis ini diharapkan menurunkan biaya produksi, meningkatkan kontrol kualitas, dan membuat harga mobil listrik semakin kompetitif di pasar Tanah Air.

Memproduksi baterai secara lokal tidak hanya memberikan efisiensi biaya impor, tetapi juga memastikan setiap unit baterai memenuhi standar global.

Model Hyundai Ioniq 5 dan Kona Electric yang kini diproduksi di Indonesia telah menggunakan paket baterai hasil perakitan HEI, dengan sel baterai yang dibuat oleh HLI Green Power.

Integrasi rantai pasok ini memperkuat posisi Hyundai sebagai pelopor EV dengan komponen lokal yang berkualitas tinggi.

Di HEI, proses perakitan paket baterai terbagi menjadi dua tahap utama: Battery Module Assembly (BMA) dan Battery System Assembly (BSA).

Pada tahap BMA, delapan unit cell digabung menjadi satu modul melalui rangkaian cell loading, pad attaching, dan cell stacking.

Selanjutnya, ujung cell dilas dengan end plate and sensing block camp assembly untuk memastikan sambungan kokoh dan aman.

Semua proses dijalankan otomatis dengan pengawasan ketat, menjamin konsistensi mutu setiap modul baterai.

Tahap BSA menyusun beberapa modul BMA menjadi satu paket baterai utuh. Modul dimasukkan ke dalam lower case, diisi gap filler untuk meredam panas, dan ditutup dengan upper case.

Paket kemudian menjalani serangkaian uji konsumsi daya, efisiensi pengisian, hingga kestabilan arus listrik. HEI memproduksi dua varian: Standard Range (160 cell) untuk jarak menengah, dan Long Range (216 cell) untuk perjalanan lebih jauh.

Dalam satu shift, pabrik HEI mampu merakit hingga 27 paket baterai, menegaskan efisiensi tinggi dalam proses produksi.

Dengan seluruh proses—dari sel baterai hingga perakitan kendaraan—berlangsung di Indonesia, Hyundai dapat menghadirkan EV yang lebih terjangkau dan sesuai kebutuhan konsumen lokal.

Ini sekaligus memastikan kontrol kualitas yang lebih ketat dan keamanan optimal bagi pengguna EV Hyundai di Tanah Air.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK