Inovasi Toyota Fortuner SUV Hybrid
OTOMOTIF, FAKTANASIONAL.NET - Toyota Kirloskar Motor (TKM) resmi meluncurkan varian hybrid ringan pada dua model andalannya, Fortuner dan Legender, pada 2 Juni 2025. Dengan mengadopsi sistem mild-hybrid 48-Volt, kedua SUV ini kini menawarkan efisien…
OTOMOTIF, FAKTANASIONAL.NET - Toyota Kirloskar Motor (TKM) resmi meluncurkan varian hybrid ringan pada dua model andalannya, Fortuner dan Legender, pada 2 Juni 2025.
Dengan mengadopsi sistem mild-hybrid 48-Volt, kedua SUV ini kini menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik, akselerasi halus, dan kenyamanan berkendara yang semakin optimal.
Fortuner Neo Drive 48V dibanderol sekitar INR44.72 Lakh (setara Rp850 jutaan), sedangkan Legender Neo Drive 48V dijual INR50.09 Lakh (sekitar Rp950 jutaan).
Peluncuran ini menandai langkah strategis Toyota India untuk memenuhi permintaan pasar SUV yang terus tumbuh, sekaligus mendukung target multipath menuju netralitas karbon.
Dalam varian Neo Drive 48V, Toyota mempertahankan mesin diesel 2.8-liter empat silinder yang menghasilkan tenaga 204 PS pada 3.000–3.400 rpm dan torsi puncak 500 Nm pada 1.600–2.800 rpm.
Yang membedakan adalah integrasi sistem hybrid ringan 48-Volt, termasuk generator-starter terintegrasi dan baterai lithium-ion.
Saat deselerasi, energi yang dihasilkan dapat direkuperasi oleh baterai, lalu digunakan untuk memberi dorongan ekstra pada akselerasi awal. Dukungan Smart Idle Start-Stop juga secara otomatis mematikan mesin ketika kendaraan berhenti, meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi.
Fortuner dan Legender Neo Drive 48V dilengkapi transmisi otomatis 6-percepatan konvensional plus paddle shift untuk kemudahan pergantian gigi. Sistem Multi-Terrain Select membantu menyesuaikan respons throttle, pengereman, dan kontrol traksi sesuai kondisi medan, membuat keduanya mampu melahap jalan perkotaan hingga rute off-road.
Interior kedua model mencakup jok kulit dual-tone yang ergonomis, memberikan kenyamanan saat perjalanan jarak jauh. Dari sisi keselamatan, Toyota membekali varian ini dengan tujuh kantong udara, ABS, Vehicle Stability Control, Brake Assist, Isofix, Hill Assist Control, Traction Control System, serta fitur speed auto lock dengan emergency unlock.
Meski fitur ADAS (Toyota Safety Sense) belum tersedia, perlindungan dasar sudah sangat memadai untuk segmen medium SUV.
Sejak pertama kali debut di India pada 2009, Fortuner telah meraih reputasi sebagai SUV medium yang unggul di segala medan, dari perkotaan hingga petualangan off-road.
Kehadiran teknologi hybrid ringan 48V merupakan inovasi penting untuk menyesuaikan gaya hidup pelanggan yang semakin peduli efisiensi bahan bakar dan emisi rendah.
Lantas, apakah Toyota Astra Motor (TAM) akan membawa model serupa ke pasar Indonesia? Mengingat tren SUV hybrid dan elektrifikasi kendaraan mulai marak di Tanah Air, besar kemungkinan TAM akan mengumumkan Fortuner atau Legender Neo Drive 48V dalam beberapa bulan mendatang. Jika benar diluncurkan, harga di Indonesia diprediksi bakal sedikit lebih tinggi menimbang bea impor dan pajak kendaraan ramah lingkungan yang terus diatur pemerintah.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.