Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti Tergenang Air, Aktivitas Warga Terganggu
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kondisi Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di wilayah Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala (Batola), kini menjadi perhatian. Genangan air setinggi lima hingga 20 sentimeter merendam ruas jalan, mempersulit aktivitas warga…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kondisi Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di wilayah Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala (Batola), kini menjadi perhatian.
Genangan air setinggi lima hingga 20 sentimeter merendam ruas jalan, mempersulit aktivitas warga yang melintasi kawasan tersebut.
Pantauan pada Kamis pagi menunjukkan air juga menggenangi permukiman warga, halaman sekolah, kantor Kecamatan Alalak, dan pertokoan di sekitar wilayah tersebut.
Seorang warga setempat mengungkapkan bahwa kenaikan permukaan air mulai terjadi beberapa malam sebelumnya hingga pagi hari.
"Tingginya air diakibatkan pasangannya air Sungai Martapura dan intensitas hujan yang terus meningkat," ujarnya.
Genangan air di Jalan Trans Kalimantan ini telah memengaruhi mobilitas masyarakat.
Banyak warga terpaksa menggunakan kendaraan roda dua dengan pelindung tambahan agar tetap bisa melintasi genangan.
Sementara itu, beberapa kendaraan roda empat memilih untuk berhenti sejenak, menghindari risiko kerusakan akibat genangan.
Tidak hanya jalan raya, permukiman warga juga terdampak. Halaman sekolah dan kantor kecamatan turut tergenang, mengakibatkan kegiatan belajar mengajar dan administrasi terganggu.
Para pedagang di pertokoan sekitar juga mengalami penurunan jumlah pengunjung karena akses yang sulit.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Batola segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini.
Beberapa solusi yang diharapkan antara lain adalah peningkatan sistem drainase, pembangunan tanggul, dan upaya mitigasi lainnya untuk mengantisipasi banjir yang sering terjadi akibat tingginya curah hujan dan pasang air sungai.
Selain itu, masyarakat juga berharap intensitas hujan segera menurun dan air pasang Sungai Martapura kembali surut.
Dengan begitu, aktivitas warga dapat kembali normal tanpa ancaman genangan air yang berkepanjangan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.