Fakta Nasional

Jalannya MotoGP Emilia Romagna 2024 yang Membawa Berkah Bagi Marc Marquez

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Rider Gresini Racing, Marc Marquez akhirnya naik podium setelah meraih posisi ketiga di MotoGP Emilia Romagna. Baby Alien pun menyebutnya ini sebagai hadiah. Pasalnya Podium ketiga yang dirmenjadi milik Marc Marquez adal…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 23 September 2024 📖 2 menit
Jalannya MotoGP Emilia Romagna 2024 yang Membawa Berkah Bagi Marc Marquez
MotoGP Emilia Romagna 2024/net
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Rider Gresini Racing, Marc Marquez akhirnya naik podium setelah meraih posisi ketiga di MotoGP Emilia Romagna. Baby Alien pun menyebutnya ini sebagai hadiah.

Pasalnya Podium ketiga yang dirmenjadi milik Marc Marquez adalah sesuatu yang tidak terduga. Karena sejatinya dia tertinggal jauh dari Bastianini yang tampil sebagai juara dan Jorge Martin yang berada di posisi kedua.

Di awal balapan, Marc Marquez dan timnya juga hanya menetapkan target posisi keempat. Menurut mereka itu sebagai pencapaian yang realistis.

Itulah mengapa dia pun menyebut podium di Misano kali ini sebagai sebuah hadiah.

Berikut jalannya MotoGP Emilia Romagna berlansung di sirkuit Misano, Minggu (22/9/2024) malam waktu Indonesia, yang dinilai membawa berkah bagi Marc Marquez:

Di balapan MotoGP Emilia Romagna 2024, Jorge Martin tampil di pool position. Ia melakukan start yang sempurna dengan langsung menyodok ke depan untuk mengambil posisi pertama pada Tikungan 1.

Namun, Bagnaia segera mengambil alihnya lagi di tikungan berikutnya setelah mengambil celah di sisi dalam Martin.

Bagnaia berusaha langsung tancap gas sejak awal dengan langsung membuka jarak dengan gap 0,2 detik.

Martin mampu meladeni kecepatan Bagnaia untuk terus menempel ketat Bagnaia. Duel untuk posisi terdepan cukup berjalan sengit pada dua lap

Adapun Marc Marquez yang start dari posisi ketujuh merangkah naik dua strip saat balapan baru berlangsung tiga putaran.

Di depan, Martin sempat menyalip Bagnaia lagi sebelum kembali harus turun posisi usai melebar.

Duel Bagnaia versus Martin berlangsung alot setelah pembalap asal Madrid itu juga sangat kuat pada awal-awal balapan.

Tak lama, Martinator akhirnya berhasil menyalip Bagnaia dengan bersih di Tikungan 8 yang berupa belokan kiri.

Justru Martin yang berhasil menjauh dari Bagnaia dengan gap 0,3 detik.

Bagnaia makin kacau, dia harus kembali turun posisi usai disalip rekan setimnya sendiri yakni Bastianini.

Bagnaia di posisi ketiga sudah tertinggal 0,7 detik dari Bastianini dan ketinggalan 1,5 detik dari Martin yang cukup nyaman memimpin balapan.

Hanya dalam tiga putaran saja, Bagnaia bahkan sudah tertinggal 1,7 detik dari Bastianini. Pecco tampaknya mengalami kendala dengan grip ban belakang.

Beruntung bagi Bagnaia, tekanan berkurang setelah Pedro Acosta (Red Bull GASGAS Tech3) yang berada di belakangnya harus terjatuh di Tikungan 15.

Namun, Bagnaia akan mendapatkan ancaman dari Marquez yang naik ke posisi empat dengan hanya tertinggal 1,3 detik saja.

Tersisa 16 lap, Bagnaia tampaknya hanya bisa mengamankan tempat ketiga setelah makin tertinggal dari Bastianini dengan gap 2,9 detik.

Namun, kebangkitan ditunjukkannya setelah menemukan kembali kecepatannya.

Saat Martin dan Bastianini melaju dengan pace 1 menit 31 detik, Bagnaia dua kali mencatatkan waktu 1 menit 30 detik sebagai rekor yang baru.

Selisih waktu yang tadinya hampir tiga detik dapat dipangkas sang juara bertahan menjadi di bawah dua detik.

Sayangnya, Bagnaia tampaknya terlalu memaksakan diri. Di sisa tujuh lap Bagnaia mengalami selip ban depan hingga terjatuh saat sedang berusaha keras untuk kembali ke persaingan depan.

Kejadian tersebut membuat Marquez mendapatkan tempat ketiga secara cuma-cuma.

Kembali ke posisi paling depan, pertarungan semakin sengit antara Bastianini dan Martin dalam dua lap terakhir.

Bastianini secara gila-gilaan melakukan manuver yang cukup agresif hingga mendorong Martin keluar dari trek.

Martin yang melebar jauh langsung tertinggal 2 detik dari Bastianini. Dia geleng-geleng kepala tanda tidak terima.

Akan tetapi, tidak ada hukuman bagi Bastianini hingga balapan berakhir.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK