Fakta Nasional

Japanese Walking: Tren Jalan Sehat ala Jepang yang Efektif

LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET - Metode kebugaran Japanese walking—atau 3-3 walking workout—kian populer sebagai solusi olahraga rendah risiko. Dikembangkan oleh Profesor Hiroshi Nose dan Associate Professor Shizue Masuki dari Shinshu University, Jepa…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 04 August 2025 📖 1 menit
Japanese Walking: Tren Jalan Sehat ala Jepang yang Efektif
Japanese Walking: Tren Jalan Sehat ala Jepang yang Efektif/(instagram)

LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET - Metode kebugaran Japanese walking—atau 3-3 walking workout—kian populer sebagai solusi olahraga rendah risiko. Dikembangkan oleh Profesor Hiroshi Nose dan Associate Professor Shizue Masuki dari Shinshu University, Jepang, teknik ini mengombinasikan interval berjalan cepat dan lambat untuk hasil maksimal.

Prinsip Japanese walking sederhana: berjalan cepat selama tiga menit, lalu berjalan santai tiga menit berikutnya.

Ulangi pola ini sebanyak lima siklus, sehingga durasi total latihan mencapai 30 menit. Metode ini dirancang khusus agar lansia dapat meniru manfaat HIIT tanpa tekanan berlebih.

Penelitian menunjukkan Japanese walking membantu menurunkan berat badan, menstabilkan tekanan darah, dan memperkuat otot paha. Studi jangka panjang pada 2018 menegaskan bahwa latihan rutin selama sepuluh tahun dapat menurunkan risiko cedera dan penyakit terkait penuaan.

Meski demikian, konsistensi berolahraga tetap kunci—seperti diingatkan oleh fisiolog klinis Sean Pymer dari University of Hull.

Bagi Anda yang mencari rutinitas simpel namun efektif, Japanese walking bisa menjadi pilihan. Cukup siapkan sepatu nyaman dan pilih rute aman di taman atau sekitar lingkungan rumah. Lakukan minimal tiga kali seminggu untuk merasakan perubahan signifikan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK