Fakta Nasional

Jelang Hari Bela Negara 2025, Forum Pimred Siapkan Dua Agenda Besar: Diklat Bela Negara dan Apresiasi Bela Negara

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pengurus Pusat Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (Forum Pimred) akan menggelar dua agenda utama untuk memperingati Hari Bela Negara 2025, yakni Diklat Bela Negara (Diklat BN) dan Apresiasi Bela Negara (ABN). Ke…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 08 October 2025 📖 1 menit
Jelang Hari Bela Negara 2025, Forum Pimred Siapkan Dua Agenda Besar: Diklat Bela Negara dan Apresiasi Bela Negara
Ajang Pimred Award 2025 yang gelar Forum Pimred Multimedia Indonesia pada Juli 2025 lalu/fkn
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pengurus Pusat Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (Forum Pimred) akan menggelar dua agenda utama untuk memperingati Hari Bela Negara 2025, yakni Diklat Bela Negara (Diklat BN) dan Apresiasi Bela Negara (ABN).

Ketua Umum Forum Pimred, Bernadus Wilson Lumi, menyampaikan bahwa kedua kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17–20 Desember 2025, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Bela Negara yang jatuh pada 19 Desember.

“Diklat Bela Negara akan diikuti seluruh pengurus Forum Pimred dari tingkat pusat hingga daerah. Kegiatan ini direncanakan berlangsung di Pusat Diklat Kementerian Pertahanan, Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,” ujar Wilson, didampingi Sekretaris Jenderal Helmi Halim dan Ketua Panitia Pelaksana Badar Subur, dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Selain pendidikan dan pelatihan, Forum Pimred juga akan menggelar Apresiasi Bela Negara (ABN) sebagai bentuk penghargaan bagi pihak-pihak yang dinilai berkontribusi besar terhadap ketahanan nasional dan penguatan nilai kebangsaan.

Penghargaan ini mencakup empat kategori, yakni Kepala Daerah/Wilayah, Instansi Pemerintah, BUMN, dan Perusahaan Swasta.

Wilson menjelaskan, kategori kepala daerah meliputi bupati, wali kota, dan gubernur yang memiliki kebijakan mendukung program bela negara, ketahanan nasional, serta penguatan wawasan kebangsaan. Penilaian difokuskan pada program pembinaan generasi muda, pendidikan Pancasila, serta inovasi kegiatan bela negara di daerah yang melibatkan kolaborasi dengan TNI–Polri.

Untuk kategori instansi pemerintah, penilaian didasarkan pada penerapan nilai bela negara dalam pelayanan publik, kepatuhan terhadap regulasi, serta peran aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sementara pada kategori BUMN, indikator utama meliputi kontribusi nasional melalui program CSR, dukungan terhadap pendidikan bela negara, serta inovasi produk yang mendorong kemandirian bangsa.

Adapun perusahaan swasta dinilai dari aspek komitmen kebangsaan, pemberdayaan UMKM, inovasi nasional, dan partisipasi sosial dalam kegiatan bela negara.

“Apresiasi ini tidak semata bentuk penghargaan, melainkan juga dorongan agar semangat bela negara terus tumbuh di seluruh sektor — pemerintahan, dunia usaha, hingga masyarakat,” tegas Wilson.

Melalui kedua kegiatan ini, Forum Pimred berupaya meneguhkan peran media sebagai mitra strategis negara dalam memperkuat nasionalisme, ketahanan sosial, dan semangat bela negara yang berkelanjutan.[Zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK