Fakta Nasional

Kabut Asap Karhutla Indonesia Meluas, Pelari Malaysia Terpaksa Pindah ke Dalam Mal

FAKTANASIONAL.NET – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali berdampak terhadap aktivitas masyarakat negara tetangga.  Di Malaysia, sejumlah pelari memilih mengalihkan kegiatan olahraga ke dalam pusat perbelan…

Penulis: Aditya Friday, 30 October 2026 📖 2 menit
Kabut Asap Karhutla Indonesia Meluas, Pelari Malaysia Terpaksa Pindah ke Dalam Mal
Kabut Asap Karhutla Indonesia Meluas, Pelari Malaysia Terpaksa Pindah ke Dalam Mal/(Foto: RUERETES)

FAKTANASIONAL.NET – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali berdampak terhadap aktivitas masyarakat negara tetangga. 

Di Malaysia, sejumlah pelari memilih mengalihkan kegiatan olahraga ke dalam pusat perbelanjaan untuk menghindari paparan udara buruk yang menyelimuti kawasan tersebut.

Situasi ini terlihat di Petaling Jaya, Malaysia, pada Rabu (28/10/2026). Para pelari memanfaatkan koridor pusat perbelanjaan sebagai alternatif untuk tetap berolahraga ketika kondisi udara di luar ruangan tidak mendukung.

Kebakaran hutan yang berlangsung di Kalimantan, Indonesia, menyebabkan kabut asap melintasi perbatasan dan memengaruhi kualitas udara di wilayah Malaysia.

Kondisi tersebut membuat aktivitas olahraga luar ruangan menjadi kurang nyaman sekaligus menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat.

Di Atria Mall, kelompok kebugaran Active Chimp mengadakan kegiatan lari dengan memanfaatkan lorong pertokoan.

Pendiri Active Chimp, Keith Tan, menjelaskan bahwa kabut asap membuat kegiatan berlari di luar ruangan tidak aman untuk dilakukan.

Para peserta kemudian berlari mengelilingi koridor mal yang dilengkapi pendingin udara. Lingkungan tersebut memberikan alternatif bagi pelari untuk tetap melakukan aktivitas fisik tanpa harus menghadapi lalu lintas kendaraan, paparan kabut asap, maupun permukaan jalan yang tidak rata.

Kegiatan ini menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mempertahankan rutinitas olahraga di tengah memburuknya kualitas udara.

Meski demikian, pengalaman berlari di dalam pusat perbelanjaan tidak sepenuhnya menggantikan suasana olahraga di luar ruangan.

Sebagian peserta mengaku merindukan kegiatan lari di jalan terbuka, termasuk pengalaman memantau kecepatan mereka selama berolahraga.

Dampak kebakaran hutan tidak hanya dirasakan masyarakat Indonesia. Asap yang menyebar juga memperburuk kualitas udara di negara tetangga, termasuk Malaysia dan Singapura.

Kebakaran yang terus berlangsung telah memicu ratusan ribu kasus penyakit pernapasan di Indonesia.

Situasi tersebut memperlihatkan bagaimana karhutla dapat menimbulkan konsekuensi kesehatan yang meluas, melampaui wilayah tempat kebakaran berlangsung.

Kabut asap lintas batas juga menuai kritik keras dari berbagai pihak di kawasan tersebut.

Peristiwa di Petaling Jaya menjadi gambaran nyata dampak polusi udara terhadap kehidupan sehari-hari. Ketika kualitas udara memburuk, masyarakat harus menyesuaikan kegiatan, termasuk olahraga yang biasanya dilakukan di ruang terbuka.

Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia dengan demikian tidak hanya menjadi persoalan lingkungan domestik, tetapi juga memengaruhi kenyamanan dan kesehatan masyarakat negara tetangga.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK