Fakta Nasional

Kapolres Kapuas Hulu Diduga Pukul dan Tampar Warga di Warung Kopi, Saksi Ungkap Kronologi

FAKTANASIONAL.NET - Dugaan tindakan kekerasan yang melibatkan Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, menjadi perhatian publik setelah sebuah rekaman kamera pengawas (CCTV) beredar. Video tersebut memperlihatkan seorang pria diduga mem…

Penulis: Aditya Saturday, 31 October 2026 📖 2 menit
Kapolres Kapuas Hulu Diduga Pukul dan Tampar Warga di Warung Kopi, Saksi Ungkap Kronologi
Kapolres Kapuas Hulu Diduga Pukul dan Tampar Warga di Warung Kopi, Saksi Ungkap Kronologi/(Foto: Fakta Kalbar)

FAKTANASIONAL.NET - Dugaan tindakan kekerasan yang melibatkan Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, menjadi perhatian publik setelah sebuah rekaman kamera pengawas (CCTV) beredar. 

Video tersebut memperlihatkan seorang pria diduga memukul dan menampar warga di sebuah warung kopi kawasan Terminal Kedamin, Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Peristiwa tersebut disebut terjadi ketika operasi lalu lintas berlangsung di sekitar Terminal Kedamin. Identitas pria dalam rekaman itu diduga merupakan Kapolres Kapuas Hulu.

Dalam video yang beredar, terlihat dua orang berada di warung kopi. Seorang pria kemudian masuk dan melakukan tindakan fisik terhadap seseorang yang sedang duduk. Pukulan terlihat mengarah ke bagian perut, disusul tamparan. Suara pemukulan juga terdengar dalam rekaman tersebut.

Fakta Kalbar mewawancarai seorang warga Kapuas Hulu yang mengaku mengetahui kejadian itu. Narasumber meminta identitasnya dirahasiakan dan menggunakan nama samaran Mamang.

Mamang membenarkan bahwa sosok pria dalam video tersebut diduga merupakan Kapolres Kapuas Hulu. Ia menjelaskan, kejadian bermula saat Kapolres melihat dua warga sedang berada di warung kopi ketika operasi lalu lintas berlangsung.

Saksi Sebut Pemukulan Berawal dari Teguran

Menurut Mamang, Kapolres kemudian menegur kedua warga tersebut. Namun, salah seorang warga disebut tidak memberikan jawaban atas teguran itu.

"Kapolres melihat kedua warga tersebut di warung kopi dan menegur. Namun, satu orang tidak menjawab teguran. Kapolres pun masuk ke warung kopi tersebut dan memukul perut serta menampar orang itu," kata Mamang kepada Fakta Kalbar.

Keterangan saksi tersebut mengungkap dugaan tindakan fisik setelah teguran tidak mendapat respons. Meski demikian, kronologi lengkap dan alasan tindakan yang dituduhkan masih membutuhkan penjelasan dari pihak terkait.

Polda Kalbar Belum Berikan Tanggapan

Fakta Kalbar telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Barat. Pertanyaan yang diajukan mencakup identitas pria dalam video, kronologi kejadian, serta kemungkinan pemeriksaan terhadap Kapolres Kapuas Hulu.

Redaksi juga meminta penjelasan mengenai langkah kepolisian dan kemungkinan pemberian sanksi apabila dugaan pelanggaran terbukti.

Namun, hingga berita ini disusun pada Jumat, 30 Oktober 2026, Kabid Humas Polda Kalbar belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi tersebut.

AKBP Wisnu Perdana Putra, S.H., S.I.K., M.M., CBA, mulai menjabat sebagai Kapolres Kapuas Hulu pada Juli 2026. Ia menggantikan AKBP Roberto Aprianto Uda yang dimutasi ke Mabes Polri. Sebelumnya, Wisnu menjabat sebagai Kapolres Boven Digoel, Papua.

Fakta Kalbar masih membuka ruang bagi Kapolres Kapuas Hulu maupun Polda Kalbar untuk memberikan klarifikasi. Keterangan resmi dan hasil pemeriksaan diperlukan untuk memastikan fakta kejadian secara menyeluruh.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK