Fakta Nasional

Kejuatan Singapore Open 2026: Alwi Farhan Tumbangkan Peringkat Satu Dunia Shi Yu Qi Lewat Laga 'Rubber Game'

FAKTANASIONAL.NET — Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, mengukir prestasi gemilang dengan melangkah ke babak perempat final Singapore Open 2026. Kepastian ini didapat setelah Alwi secara mengejutkan berhasil menaklukkan pemain nomor…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 29 May 2026 📖 2 menit
Kejuatan Singapore Open 2026: Alwi Farhan Tumbangkan Peringkat Satu Dunia Shi Yu Qi Lewat Laga 'Rubber Game'
Alwi Farhan/Dok. PBSI

FAKTANASIONAL.NET  — Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, mengukir prestasi gemilang dengan melangkah ke babak perempat final Singapore Open 2026. Kepastian ini didapat setelah Alwi secara mengejutkan berhasil menaklukkan pemain nomor satu dunia asal China, Shi Yu Qi.

Bertanding di Singapore Indoor Stadium pada Kamis (28/5/2026), juara dunia junior 2023 itu memenangi drama rubber game yang sengit dengan skor akhir 21-16, 19-21, dan 21-14.

Usai laga, Alwi mengakui bahwa menghadapi pemain sekaliber Shi Yu Qi memberikan tekanan dan kesulitan yang luar biasa di atas lapangan, terlebih dengan trik psikologis yang ditunjukkan lawan serta kendala embusan angin.

"Di pertandingan tadi saya sudah unggul beberapa kali, tapi saya tetap tahu Shi Yu Qi akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengejar. Dia gayanya seperti orang kelelahan tapi memang di situ cara dia untuk membuat saya lebih nafsu mungkin, selain itu kondisi angin cukup susah untuk dikontrol. Kemenangan yang penting bagi saya dengan tantangan seperti itu," kata Alwi Farhan dikutip dari rilis resmi PBSI.

Baca Juga: Dua Wakil Indonesia Tembus Perempat Final Singapore Open 2026: Alwi Farhan Tumbangkan Shi Yu Qi

Belajar dari Blunder Masa Lalu

Alwi sejatinya berpeluang menutup pertandingan lebih cepat saat memberikan perlawanan sengit di akhir gim kedua. Sempat tertinggal 17-19, ia mampu menyamakan kedudukan menjadi 19-19 sebelum akhirnya Shi Yu Qi merebut dua poin kritis untuk memaksakan gim penentu.

Namun, Alwi menunjukkan kedewasaan bermain di gim ketiga. Alwi langsung tancap gas memimpin 7-1, meski sempat terkejar hingga 8-7, ia berhasil menjaga ketenangan untuk menutup interval dengan skor 11-9 hingga akhirnya mengunci kemenangan telak 21-14.

"Beberapa kali saya belajar dari pengalaman, ketika saya terlalu ingin menang malah membuat blunder. Jadi ketika lepas gim kedua tadi, saya coba lebih tenang, balikin fokusnya lagi karena saya tahu pertandingan belum selesai dan kita masih punya kesempatan yang sama untuk menang," ucap Alwi menambahkan.

Kemenangan ini diakui Alwi menjadi penawar dahaga sekaligus pembuktian diri, setelah dirinya sempat melewati periode sulit dan penuh tekanan saat membela tim Indonesia di ajang Piala Thomas beberapa waktu lalu.

"Pertama-tama alhamdulillah, terima kasih kepada semuanya yang tetap mendukung di kondisi berat. Bahagia pastinya, bangga juga bisa mendapat pengalaman dari peringkat satu dunia. Tapi perjalanan belum cukup, karena masih ada babak-babak yang penting selanjutnya. Saya tetap harus fokus," tutur Alwi.

"Memang saya menang dengan Shi Yu Qi tapi perjalanan masih sangat panjang, mari kita teruskan perjalanan ini. Periode sebelumnya di Piala Thomas cukup berat bagi saya jadi ini pengalaman yang membuktikan kepada diri saya sendiri terutama untuk melawan rasa takut, melawan rasa cemas," ia menegaskan.

Hadapi Kodai Naraoka di Perempat Final

Ujian bagi Alwi Farhan belum berakhir. Di babak perempat final Singapore Open 2026, ia sudah ditunggu oleh unggulan Jepang, Kodai Naraoka.

Kodai sendiri melaju ke babak delapan besar tanpa kesulitan berarti setelah mengandaskan perlawanan wakil Taiwan, Lee Chia Hao, lewat kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-12.

Baca Juga: Malaysia Masters 2026: Moh Zaki Ubaidillah Hadapi Christo Popov, Misi Ubed Hancurkan ‘Mimpi Buruk’ Prancis


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK