Fakta Nasional

Kepala BNPB Pantau Progres Huntara di Aceh Tamiang, Pastikan Solusi bagi Warga Penyewa Rumah

FAKTANASIONAL.NET – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, kembali mengunjungi Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Rabu (22/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan percepatan pembangunan hun…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 23 April 2026 📖 2 menit
Kepala BNPB Pantau Progres Huntara di Aceh Tamiang, Pastikan Solusi bagi Warga Penyewa Rumah
/dok. BNPB

FAKTANASIONAL.NET – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, kembali mengunjungi Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Rabu (22/4/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat Siklon Tropis Senyar pada November 2025 lalu.

Fokus utama peninjauan kali ini menyasar para penyintas di Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, dan Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak. Pemerintah menitikberatkan bantuan pada kelompok warga yang sebelumnya tidak memiliki rumah pribadi.

Inisiatif Huntara bagi Warga Penyewa

Dalam dialognya dengan masyarakat, Suharyanto menjelaskan bahwa pembangunan huntara ini merupakan langkah diskresi bagi warga yang tidak memenuhi syarat menerima Dana Tunggu Hunian (DTH).

Hal ini dikarenakan status mereka sebelumnya adalah penyewa, bukan pemilik rumah yang rusak.

“Di sini masyarakat dulunya tidak punya rumah dan menyewa tempat tinggal. Begitu kena banjir, rumah yang disewa hancur, mereka bingung mau kemana. DTH pun mereka tidak dapat, karena mereka sewa dan tidak punya rumah. Sehingga BNPB mengambil langkah inisiatif membangun huntara untuk mereka,” jelas Letjen TNI Dr. Suharyanto.

Suharyanto menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mencari terobosan hukum demi kepentingan rakyat kecil yang terdampak bencana.

"Ini salah satu terobosan bagaimana kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah bisa memecahkan masalah, terhadap masyarakat yang terdampak bencana dan sebelumnya tidak punya rumah atau sewa,” tambahnya.

Target Rampung dalam Lima Hari

Saat meninjau unit huntara, Kepala BNPB memberikan instruksi tegas kepada pengembang untuk segera membereskan sisa pengerjaan fisik.

Ia menargetkan seluruh unit sudah harus rampung dan layak huni dalam waktu lima hari ke depan.

Langkah ini diambil sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar penanganan pascabencana dilakukan secara cepat dan tepat sasaran, sehingga masyarakat tidak terlalu lama berada dalam ketidakpastian.

Pendampingan Masa Pemulihan

Selain meninjau infrastruktur, kunjungan ini juga diisi dengan pembagian paket sembako dan bingkisan untuk anak-anak sebagai bentuk dukungan psikososial.

Suharyanto menegaskan bahwa interaksi langsung dengan warga adalah instrumen penting bagi pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan di lapangan.

Pemerintah melalui BNPB berkomitmen untuk terus mendampingi proses pemulihan di Aceh Tamiang hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat kembali stabil.

Dengan selesainya huntara dalam waktu dekat, diharapkan para warga penyewa rumah yang terdampak dapat segera memiliki tempat tinggal yang layak dan memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK