Komisi C DPRD DKI Dorong BLUD Kesehatan Bidik Potensi Pendapatan dari Vaksinasi Haji dan Umrah
FAKTANASIONAL.NET – Komisi C DPRD DKI Jakarta mendorong Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di sektor kesehatan untuk lebih agresif dalam mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu sektor yang dinilai memiliki prospek cerah adalah…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET – Komisi C DPRD DKI Jakarta mendorong Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di sektor kesehatan untuk lebih agresif dalam mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD).
Salah satu sektor yang dinilai memiliki prospek cerah adalah penyediaan layanan vaksinasi bagi jemaah haji dan umrah.
Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, Ismail, menyatakan bahwa kebutuhan pasar untuk layanan kesehatan ini sangat stabil dan cenderung meningkat setiap tahunnya, seiring dengan tingginya antusiasme masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci.
Peluang Pasar yang Pasti
Menurut Ismail, kewajiban vaksinasi bagi setiap calon jemaah merupakan celah bisnis sekaligus pelayanan publik yang harus ditangkap secara serius oleh puskesmas maupun rumah sakit daerah yang berstatus BLUD.
"Sebab, jumlah jemaah yang butuh vaksinasi setiap tahun cukup signifikan," kata Ismail sebagaimana dikutip dari laman resmi DPRD DKI Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Politisi PKS ini menilai, dengan status BLUD, lembaga kesehatan memiliki fleksibilitas dalam mengelola keuangan dan meningkatkan layanan. Optimalisasi ini tidak hanya akan memperkuat struktur finansial daerah, tetapi juga mempermudah akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah.
“Potensi yang bisa dioptimalkan oleh BLUD kesehatan,” tegasnya.
Strategi Terukur dan Kajian Rinci
DPRD DKI meminta dinas terkait untuk segera melakukan kajian mendalam mengenai skema layanan dan potensi kerja sama dengan biro perjalanan haji dan umrah.
Komisi C berharap pemerintah tidak kehilangan momentum dalam mengambil ceruk pasar yang bersifat pasti ini.
“Setiap calon jemaah haji atau umrah memiliki kewajiban vaksinasi,” ujar Ismail.
Ismail menekankan pentingnya bagi BLUD Kesehatan untuk menyiapkan strategi yang matang agar layanan ini dapat bersaing dengan penyedia swasta, baik dari sisi harga maupun kenyamanan prosedur.
“BLUD Kesehatan perlu menyiapkan strategi terukur untuk memanfaatkan peluang secara maksimal,” pungkasnya.
Dengan adanya dorongan ini, diharapkan kontribusi BLUD terhadap pendapatan daerah dapat meningkat secara signifikan tanpa mengesampingkan kualitas pelayanan medis bagi warga Jakarta secara umum.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.