Fakta Nasional

Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Memanas: Jordi Onsu Minta Mediasi Tanpa Pihak Luar

SELEB, FAKTANASIONAL.NET - Konflik pasca-perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas setelah adanya insiden penagih utang (debt collector) yang menyambangi kediaman Sarwendah terkait dugaan masalah cicilan mobil. Insiden ini diduga me…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 22 November 2025 📖 1 menit
Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Memanas: Jordi Onsu Minta Mediasi Tanpa Pihak Luar
Jordi Onsu/(instagram)
) -->

SELEB, FAKTANASIONAL.NET - Konflik pasca-perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas setelah adanya insiden penagih utang (debt collector) yang menyambangi kediaman Sarwendah terkait dugaan masalah cicilan mobil. Insiden ini diduga merusak hubungan baik yang selama ini masih terjalin demi anak-anak mereka.

Ajakan Duduk Bersama Tanpa Ego dan Emosi

Menanggapi situasi ini, Jordi Onsu, adik dari Ruben Onsu, menyarankan agar permasalahan dapat diselesaikan dengan cara mediasi yang baik. Jordi berharap pasangan yang telah bercerai itu dapat "duduk bareng-bareng secara bersama" tanpa melibatkan pihak ketiga atau "orang ketiga" yang tidak perlu. Ia menekankan pentingnya menyelesaikan masalah dengan "kepala dingin" serta menghindari ego dan emosi masing-masing pihak.

Prioritas Utama: Masa Depan Anak-anak

Jordi Onsu menegaskan bahwa solusi damai dan penyelesaian masalah secara internal ini sangat krusial, bukan hanya untuk kepentingan Ruben dan Sarwendah, tetapi yang paling utama adalah demi masa depan anak-anak mereka. Ia menggarisbawahi bahwa anak-anak harus menjadi prioritas utama di tengah konflik pasca-perceraian ini. Masalah debt collector ini secara tak terduga kembali memicu ketegangan di antara pasangan yang baru saja berpisah ini, menunjukkan bahwa isu keuangan dapat menjadi pemicu keretakan hubungan pasca-pernikahan.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK