Kontroversi Ha Young Makin Meluas
FAKTANASIONAL.NET - Kontroversi yang menyeret aktris Ha Young terkait dugaan aktivitas pro-Jepang sang kakek buyut, Ahn Sang Ho, kembali berkembang. Pemerintah Kota Anyang, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan, bahkan membuat privat sebuah unggahan blog…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Kontroversi yang menyeret aktris Ha Young terkait dugaan aktivitas pro-Jepang sang kakek buyut, Ahn Sang Ho, kembali berkembang.
Pemerintah Kota Anyang, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan, bahkan membuat privat sebuah unggahan blog resmi yang enam tahun lalu memperkenalkan Ahn Sang Ho sebagai pejuang kemerdekaan.
Dikutip redaksi dari Yonhap News Agency, pada, Selasa 18 Agustus 2026, unggahan tersebut dibuat anggota kelompok citizen reporter Anyang pada 2020 untuk memperingati 75 tahun Hari Pembebasan Korea.
Tulisan bertema “Searching for the Independence Activists of Anyang” itu memuat Ahn Sang Ho sebagai salah satu tokoh pejuang kemerdekaan dari Anyang.
Namun, setelah dugaan aktivitas pro-Jepang Ahn Sang Ho kembali menjadi sorotan, Pemerintah Kota Anyang memutuskan menjadikan artikel tersebut privat pada 11 Agustus.
Unggahan sebelumnya berada di bagian citizen reporter pada blog resmi Naver milik pemerintah kota.
Seorang pejabat Anyang mengatakan, “We understand that Ahn Sang Ho’s pro-Japanese activities were not known to us when the post was published. As the controversy has continued recently, we made the post private.”
Nama Ahn Sang Ho kembali diperbincangkan setelah Ha Young pada episode KBS 2TV Problem Child in House tanggal 7 Agustus mengungkapkan bahwa keluarganya memiliki empat generasi dokter.
Ahn Sang Ho kemudian diketahui merupakan dokter pada masa pendudukan Jepang.
Sorotan semakin besar setelah muncul catatan bahwa Ahn Sang Ho menjadi anggota dewan Daejeong Chinmokhoe pada 1916.
Dalam penelitian Jang Shin tahun 2007, organisasi tersebut disebut aparat Pemerintah Jenderal Jepang di Korea sebagai “an organization for the assimilation of Japan and Korea that recognizes the governor general’s rule and aims to promote the assimilation of the two peoples.”
Pada 12 Agustus, Ha Young menyampaikan permintaan maaf melalui Instagram. Ia berkata, “I will take this matter deeply to heart. I will properly examine my family’s history and the era in which they lived, and I will approach history with greater care and responsibility going forward.”
Ia juga berjanji menghormati para pejuang kemerdekaan Korea. Kontroversi belum mereda karena muncul klaim lain mengenai garis keturunan keluarganya.
Sejumlah brand dan organisasi yang pernah bekerja sama dengannya, termasuk ATT, Samsung Electronics, Naver, PROJECT M, serta Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Korea Selatan, dilaporkan membuat materi iklan yang menampilkan Ha Young menjadi privat.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.