Fakta Nasional

KPU Optimis Partisipasi Pemilih Tetap Tinggi Walau Ada Gerakan Coblos Tiga Paslon

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemilihan Umum (KPU) meyakini angka partisipasi pemilih akan tetap tinggi walaupun ada gerakan coblos kotak kosong atau semua pasangan calon (Paslon) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Anggota K…

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 26 September 2024 📖 1 menit
KPU Optimis Partisipasi Pemilih Tetap Tinggi Walau Ada Gerakan Coblos Tiga Paslon
Ilustrasi Pilkada 2024. Foto : Istimewa

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemilihan Umum (KPU) meyakini angka partisipasi pemilih akan tetap tinggi walaupun ada gerakan coblos kotak kosong atau semua pasangan calon (Paslon) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Anggota KPU RI, August Mellaz mengatakan, gerakan mencoblos kotak kosong atau mencoblos semua pasangan calon akan diantisipasi. Salah satu caranya dengan penguatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

"Untuk urusan daerah-daerah yang kemudian ada pasangan calon tunggal. Bagaimanapun pasti respon dari publik pasti berbeda-beda berkait dengan dinamika," kata Mellaz kepada wartawan, Rabu (25/9/2024).

Terkait dengan penindakan terhadap gerakan mencoblos kotak kosong atau mencoblos semua pasangan calon, lanjut dia, KPU tidak memiliki wewenang untuk melakukan penindakan.

"Tentu KPU tidak akan masuk ke wilayah sana (penindakan). KPU berkewajiban, satu apakah daerah tersebut terdapat pasangan calon tunggal ataupun lebih dari satu pasangan calon, tetap proses sosialisasi akan kami lakukan," jelasnya.

Lebih lanjut, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU itu menegaskan, pihaknya telah mendapatkan data yang menunjukan tingkat partisipasi pemilih akan meningkat.

Dia memastikan bahwa dapat tersebut menjadi acuan KPU untuk bersikap optimis terhadap pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 yang berlangsung dengan baik.

"Dari data yang disurvei itu, lepas dari opsinya apakah memilih gubernur dan wakil gubernur, termasuk bupati, wali kota, atau memilih hanya bupati, wali kota, atau hanya gubernur saja, tapi pada kisaran 93 persen referensinya atau niatnya untuk menggunakan hak pilih," pungkasnya.[ald]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK