Fakta Nasional

Krisis Listrik Kalimantan Selatan, Pemadaman Bergilir Hingga September 2026

FAKTANASIONAL.NET - Gangguan listrik yang terjadi berulang kali di Kalimantan Selatan memicu Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Kalimantan Selatan dengan PT PLN (Persero) UID Kalselteng, Kamis (2/7/2026). Ketua Komisi III DPRD Kalsel…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 04 July 2026 📖 1 menit
Krisis Listrik Kalimantan Selatan, Pemadaman Bergilir Hingga September 2026
Krisis Listrik Kalimantan Selatan, Pemadaman Bergilir Hingga September 2026(Foto: Ilustrasi/@AI)

FAKTANASIONAL.NET - Gangguan listrik yang terjadi berulang kali di Kalimantan Selatan memicu Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Kalimantan Selatan dengan PT PLN (Persero) UID Kalselteng, Kamis (2/7/2026).

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah, menyampaikan keresahan masyarakat yang terdampak pemadaman hingga empat kali dalam sepekan.

DPRD menuntut PLN untuk memberikan kepastian jadwal pemulihan serta menuntut pembagian jadwal pemadaman yang lebih adil jika gangguan masih berlanjut.

BACA JUGA: Wali Kota Edi Kamtono Desak PLN Segera Pulihkan Pemadaman Listrik Bergilir di Pontianak Agar Aktivitas Warga Normal

General Manager PT PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menjelaskan bahwa krisis ini dipicu oleh lonjakan beban listrik serta kerusakan pada sejumlah unit pembangkit, dilansir dari RRI.

BACA JUGA: Satu Terduga Penyerang Polisi di Katingan Ditangkap, Kapolda Pantau Langsung Lokasi

Pihak PLN telah menyampaikan permohonan maaf dan menjanjikan kompensasi bagi pelanggan yang terdampak.

Berdasarkan proyeksi PLN, proses perbaikan pembangkit dan pemadaman bergilir diperkirakan masih akan terjadi hingga September 2026.

DPRD berharap langkah perbaikan ini segera membuahkan hasil agar sektor ekonomi dan aktivitas warga tidak terhambat lebih lama.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK