Langkah Strategis BKKBN dan Ketua TP-PKK Aisyah Thisia Agustiar Sabran Kalteng Menuju Indonesia Emas 2045
FAKTANASIONAL.NET - Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mempercepat keberhasilan pembangunan manusia di daerah. Hal ini tercermin nyata dalam audiensi yang dilakukan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Sunarto, S…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mempercepat keberhasilan pembangunan manusia di daerah.
Hal ini tercermin nyata dalam audiensi yang dilakukan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Sunarto, SKM., M.Adm.KP, bersama Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran.
Pertemuan yang berlangsung di Istana Isen Mulang pada Selasa (28/4/2026) ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan langkah taktis untuk menyatukan visi pembangunan keluarga di Bumi Tambun Bungai.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. Sunarto yang didampingi Sekretaris Perwakilan Friedma Denny menekankan pentingnya sosialisasi program Kemendukbangga.
Fokus utamanya adalah bagaimana program prioritas pembangunan keluarga dapat menyentuh akar rumput secara efektif.
BKKBN menyadari bahwa TP-PKK memiliki struktur organisasi yang solid hingga tingkat desa, sehingga kolaborasi ini dianggap sebagai jalur tercepat untuk menyukseskan visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah dalam mencetak generasi unggul.
Aisyah Thisia Agustiar Sabran menyambut hangat inisiatif tersebut dengan komitmen penuh. Menurutnya, program pembangunan keluarga yang diusung BKKBN memiliki napas yang sama dengan 10 Program Pokok PKK.
Keselarasan target ini memudahkan kedua belah pihak untuk langsung tancap gas dalam mengimplementasikan kebijakan di lapangan. Persiapan matang sejak dini di level keluarga diharapkan menjadi fondasi kuat bagi Kalteng dalam berkontribusi mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045.
Melalui audiensi pada 28 April 2026 ini, diharapkan tercipta harmonisasi kerja yang lebih konkret.
Dengan dukungan penuh dari penggerak PKK, program pemberdayaan keluarga tidak lagi sekadar wacana administratif, melainkan gerakan nyata yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Tengah secara berkelanjutan.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.