Fakta Nasional

Leher Tegang hingga Nyeri Kepala? Kenali Penyebabnya!

LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET - Sakit kepala yang muncul di bagian belakang kiri bawah, dekat leher, kerap mengganggu produktivitas sehari‑hari. Rasa nyeri bisa berupa kaku, tegang, atau seperti tertusuk, dan kadang menjalar hingga bahu. Meski biasan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 05 July 2025 📖 1 menit
Leher Tegang hingga Nyeri Kepala? Kenali Penyebabnya!
Leher Tegang hingga Nyeri Kepala/(pixabay)

LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET - Sakit kepala yang muncul di bagian belakang kiri bawah, dekat leher, kerap mengganggu produktivitas sehari‑hari.

Rasa nyeri bisa berupa kaku, tegang, atau seperti tertusuk, dan kadang menjalar hingga bahu. Meski biasanya tidak berbahaya, memahami penyebabnya membantu Anda memilih penanganan yang tepat.

Faktor paling umum adalah ketegangan otot leher akibat postur buruk saat bekerja di depan komputer atau menunduk lama memegang ponsel.

Otot-otot penyangga leher menegang, memicu nyeri lokal dan sakit kepala tegang. Istirahat sejenak setiap 30–60 menit, lakukan peregangan ringan, dan pastikan posisi layar sejajar mata untuk meredakan ketegangan.

Stres emosional dan kelelahan fisik juga memicu kontraksi otot leher, memperparah nyeri. Kurangnya tidur, dehidrasi, serta kebiasaan membawa beban pada satu sisi tubuh (misalnya tas selempang) dapat memperburuk kondisi.

Mengelola stres dengan meditasi, teknik pernapasan, dan tidur cukup membantu mengurangi frekuensi sakit kepala.

Jika nyeri terus berlanjut lebih dari seminggu, disertai mual, pusing hebat, atau gangguan penglihatan, segera konsultasi ke dokter.

Mereka mungkin merekomendasikan fisioterapi, pijat profesional, atau pemeriksaan penunjang untuk menyingkirkan penyebab lain, seperti saraf terjepit atau masalah sendi leher.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK