Fakta Nasional

Masuki Tahap Final, Gedung Permanen Sekolah Rakyat di Pasuruan Siap Beroperasi Juli Depan

FAKTANASIONAL.NET – Proses pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat (SR) di Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, kini telah memasuki tahap final. Proyek strategis yang diinisiasi Kementerian Sosial (Kemensos) ini ditargetkan rampung s…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 24 June 2026 📖 2 menit
Masuki Tahap Final, Gedung Permanen Sekolah Rakyat di Pasuruan Siap Beroperasi Juli Depan
Pembangunan fisik di lokasi ini telah menembus 80 persen lebih dan ditargetkan beroperasi pertengahan Juli mendatang./Dok. Humas Kemensos

FAKTANASIONAL.NET – Proses pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat (SR) di Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, kini telah memasuki tahap final.

Proyek strategis yang diinisiasi Kementerian Sosial (Kemensos) ini ditargetkan rampung sepenuhnya dan mulai beroperasi secara resmi pada 14 Juli mendatang.

Di wilayah Kota Pasuruan, proyek yang berlokasi di Purworejo mencatatkan perkembangan yang sangat positif.

Site Engineer Manager PT Nindya Karya, Deska, membeberkan bahwa progres pembangunan fisik di lokasi tersebut telah menyentuh angka 80,921 persen per Rabu (17/6/2026).

Melihat sisa waktu yang ada, pihak kontraktor optimistis target operasional akan tercapai.

"Secara realistis Juli kita kejar," ujar Deska dalam keterangan tertulis Kemensos yang diterima redaksi, dikutip Rabu (24/6/2026).

Optimisme ini diperkuat oleh kondisi riil di lapangan. Fasilitas utama seperti ruang kelas, ruang guru, asrama, kantin, rumah pompa, hingga lapangan olahraga sudah tampak rapi.

Begitu pula dengan aula serba guna serta masjid yang kini masuk tahap penyelesaian akhir (finishing). Menariknya, gedung ini dirancang inklusif dengan fasilitas ramah disabilitas, seperti tangga ramp dan guiding block penuntun jalan yang sudah terpasang rapi di lantai.

Demi mengejar target, sebanyak 1.408 pekerja dikerahkan penuh dengan durasi kerja intensif hingga 16 jam sehari.

Baca Juga: Sudjatmiko: Proyek Sekolah Rakyat Jangan Asal Bangun, Utamakan Keselamatan Anak

Progres di Kabupaten Pasuruan Tembus 82 Persen

Akselerasi pembangunan juga terlihat jelas di Sekolah Rakyat permanen Kabupaten Pasuruan yang bertempat di Desa Lajuk, Kecamatan Gondangwetan.

Di atas lahan luas yang membentang lebih dari 6 hektare tersebut, kompleks gedung kelas, asrama, perpustakaan, hingga masjid sudah berdiri kokoh.

"Progress (pembangunan) sudah mencapai 82,28 persen per hari ini," jelas Mahendra, selaku Site Engineer Manager PT Nindya Karya untuk wilayah Kabupaten Pasuruan.

Didukung oleh ketersediaan sumber daya dan sisa waktu yang matang, Mahendra mengaku sangat optimistis proyek besar ini bisa tuntas tepat waktu pada Juli mendatang.

Persiapan Rencana 'Boyongan' dan Sambut Ratusan Siswa Baru

Kesiapan infrastruktur yang megah ini disambut penuh rasa syukur oleh pihak sekolah. Kepala Sekolah SRMP 28 Kota Pasuruan, Yuli Prihatini, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun jadwal perpindahan para guru, tenaga pendidik, serta siswa ke lokasi baru di Purworejo.

Gedung baru ini dipersiapkan untuk menampung 50 siswa SMP yang sudah ada (existing) ditambah dengan 270 kuota siswa baru.

"(Dari) sisi fisik bangunan luar biasa, Alhamdulillah," ungkap Yuli tak menyembunyikan rasa bahagianya.

Senada dengan Yuli, Kepala Sekolah SRT 48 Kabupaten Pasuruan Iqbal Tawakal dan Kepala Sekolah SRT 3 Pasuruan Julianto juga menyatakan kesiapannya untuk segera pindah (boyongan).

Rencananya, relokasi massal ini akan dilakukan menjelang agenda Open House Sekolah Rakyat dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada pertengahan Juli.

Melalui agenda Open House tersebut, para calon siswa, orang tua, hingga masyarakat sekitar akan diundang langsung untuk melihat kondisi utuh dan fasilitas yang tersedia di sekolah permanen tersebut.

Kompleks di Kabupaten Pasuruan ini nantinya siap menampung total 240 siswa.

"Tanggal 11 Juli pindahan, semoga mulai bisa tempati asrama, sekolah, dan kantin," harap pihak sekolah.

Menutup rangkaian peninjauan proyek, Tenaga Ahli Menteri Sosial, Fajar WH, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran pembangunan yang telah berada di fase akhir ini.

Ia berharap seluruh proses penyelesaian berjalan tanpa hambatan agar MPLS dan Open House dapat digelar sesuai jadwal yang ditetapkan.

"Tinggal kemudian mengawal fase krusial transisi operasional dari sekolah rakyat rintisan ke sekolah rakyat permanen," pungkas Fajar.

Baca Juga: Tangis Bahagia Presiden Prabowo Saat Resmikan 166 Sekolah Rakyat


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK