Fakta Nasional

Menembus Jagat Internasional: Bukittinggi Gelar 20 Acara Akbar Sambut Satu Abad Jam Gadang

FAKTANASIONAL.NET — Landmark legendaris Sumatra Barat, Jam Gadang, resmi menginjak usia 100 tahun (satu abad) pada tahun 2026 ini. Momentum bersejarah ini dirayakan secara masif lewat rangkaian kegiatan seni, literasi, dan budaya berskala internasio…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 27 May 2026 📖 2 menit
Menembus Jagat Internasional: Bukittinggi Gelar 20 Acara Akbar Sambut Satu Abad Jam Gadang
Foto: Landmark Jam Gadang di pusat Kota Bukittinggi, Sumatra Barat. Menandai usia berdirinya yang ke-100 tahun pada Juni 2026, kawasan cagar budaya ini bersiap menyambut ratusan delegasi dari 27 negara dalam festival kebudayaan internasional IMLF-4./Dok. Ist

FAKTANASIONAL.NET — Landmark legendaris Sumatra Barat, Jam Gadang, resmi menginjak usia 100 tahun (satu abad) pada tahun 2026 ini. Momentum bersejarah ini dirayakan secara masif lewat rangkaian kegiatan seni, literasi, dan budaya berskala internasional yang berpusat di Kota Bukittinggi.

Pemerintah Kota Bukittinggi mengemas perhelatan akbar ini melalui International Minangkabau Literacy Festival ke-4 (IMLF-4) dengan mengusung tema "100 Years of Jam Gadang & From Literacy to Legacy: Building Wealth, Peace and Sustainability Learning".

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan bahwa perayaan ini menjadi batu loncatan penting untuk membawa nama Jam Gadang ke panggung dunia.

Baca Juga: Xiaomi Menggebrak Pasar Gelang Pintar dengan Desain Keramik Mewah

"Jam Gadang tidak perlu dikenalkan secara nasional lagi, sudah harus dikenalkan di tingkat Internasional. Ada 20 kegiatan dimulai awal Juni hingga puncak di 21 Juni. Sebanyak 36 delegasi dan duta besar dari beragam negara dijadwalkan hadir," ujar Ramlan Nurmatias, dikutip Rabu (27/5/2026).

Magnet Dunia: 900 Peserta dari 27 Negara Hadir

Festival literasi dan kebudayaan ini akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai dari Minggu (3/6/2026) hingga Jumat (7/6/2026). Tak tanggung-tanggung, sebanyak 900 peserta dari 27 negara dipastikan ambil bagian.

Negara-negara yang mengirimkan delegasinya antara lain Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Spanyol, Rusia, Australia, Jepang, Korea Selatan, India, hingga Palestina dan Yaman.

Para partisipan global tersebut terbagi ke dalam beberapa kategori peran yang unik:

  • 20 orang pembicara internasional (speakers).

  • 19 penulis untuk sesi peluncuran buku baru.

  • 63 pembaca puisi dunia.

  • 35 pelaku pertunjukan seni.

  • 122 orang peserta reguler, dan ratusan delegasi lainnya.

Rangkaian Agenda: Dari Seminar Sejarah hingga Melukis 100 Meter

Kawasan Pasa Ateh dan area pelataran Jam Gadang akan ditransformasikan menjadi pusat aktivitas seni dan edukasi. Berikut adalah agenda unggulan yang siap memanjakan para wisatawan dan masyarakat lokal:

  • Edukasi & Sejarah: Seminar Utama di Balairung yang membedah sejarah eksistensi Jam Gadang dari berbagai perspektif ahli, serta program diskusi pariwisata dan ekonomi kreatif Sumatra Barat.

  • Aksi Sosial & Lingkungan: Gerakan peduli lingkungan berupa penanaman 100 pohon secara simbolis oleh para delegasi dunia, dilanjutkan pembacaan puisi bertema alam, serta kunjungan ke destinasi wisata Tabiang Barasok.

  • Eksplorasi Budaya & Edukasi: Program IMLF Goes to School dan Wisata Edukasi Terintegrasi (WIDURI), di mana salah satu lokasi kunjungannya adalah Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta yang dapat diakses dengan berjalan kaki dari Jam Gadang.

  • Pentas Malam Hari: Suguhan Festival Randai, pertunjukan seni tradisional, pameran seni kaligrafi melukis sepanjang 100 meter, hingga peluncuran 100 judul buku sekaligus.

Parade Kolosal dan Roda Ekonomi Kreatif

Puncak kemeriahan visual akan tersaji di jalanan utama Kota Bukittinggi yang disulap menjadi panggung parade budaya. Wisatawan dapat menyaksikan keindahan parade 1.000 perempuan berpakaian adat Minangkabau, yang dipadukan dengan World Poetry Reading oleh 100 penyair dunia.

Sebagai pemungkas rangkaian acara sebelum para delegasi kembali ke negara masing-masing, akan digelar ajang olahraga rakyat bertajuk IMLF Jam Gadang Fun Run yang ditargetkan mampu menyedot 1.500 hingga 2.000 peserta, lengkap dengan lomba mewarnai massal bagi anak-anak.

Dengan estimasi kunjungan mencapai 500 hingga 1.000 penonton per hari, Pemkot Bukittinggi optimistis perhelatan IMLF-4 ini akan menjadi stimulus kuat bagi perputaran roda ekonomi kreatif lokal, khususnya bagi ratusan pelaku UMKM yang menjajakan produknya di area bazar.

Baca Juga: Cokro Manggilingan: Rahasia Kebijaksanaan Hidup Orang Jawa


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK