Menolak Sebar Bukti CCTV, Istri Sah Sebut Rekaman Dugaan Perselingkuhan Inara Rusli "Menjijikkan"
SELEB, FAKTANASIONAL.NET - Kasus dugaan perselingkuhan yang menyeret nama selebritas Inara Rusli dengan seorang pria beristri, Insanul Fahmi, memasuki babak baru yang kian panas. Sang istri sah, Wardati Mawa, telah resmi menempuh jalur hukum dengan…
Dengarkan Ringkasan
SELEB, FAKTANASIONAL.NET - Kasus dugaan perselingkuhan yang menyeret nama selebritas Inara Rusli dengan seorang pria beristri, Insanul Fahmi, memasuki babak baru yang kian panas. Sang istri sah, Wardati Mawa, telah resmi menempuh jalur hukum dengan melaporkan suaminya dan Inara atas tuduhan perzinahan. Laporan tersebut diperkuat dengan bukti rekaman CCTV yang diklaim Mawa merekam tindakan tak pantas keduanya. Kabar ini sontak memancing rasa penasaran publik yang membanjiri kolom komentar media sosial Mawa.
Banyak warganet yang mendesak agar Mawa membuka rekaman tersebut ke publik untuk membuktikan tuduhannya. Salah satu akun bahkan secara terang-terangan meminta video tersebut diunggah. Namun, permintaan tersebut ditolak mentah-mentah oleh Mawa. Ia menegaskan bahwa konten dalam rekaman tersebut sangat tidak layak untuk dikonsumsi publik karena mengandung unsur asusila yang mencoreng moralitas.
Alasan Penolakan Mawa
Mawa menjelaskan bahwa penolakannya bukan tanpa alasan. Ia menyebut isi rekaman CCTV tersebut sangat memalukan dan "menjijikkan" hingga membuatnya emosi. Menurutnya, tindakan yang terekam sangat bertentangan dengan citra agamis yang selama ini melekat pada sosok-sosok yang terlibat. "Maaf tidak bisa share, memalukan banget, menjijikkan. Najis," tegas Mawa dalam balasannya kepada netizen, Minggu (23/11/2025).
Reaksi Netizen dan Bungkamnya Pihak Terlapor
Respons keras Mawa justru semakin memicu spekulasi liar di kalangan warganet. Banyak yang menyayangkan jika dugaan tersebut benar, mengingat citra kedua pihak yang dikenal paham agama. Hingga saat ini, Inara Rusli belum memberikan pernyataan resmi terkait pelaporan dirinya maupun mengenai bukti CCTV yang disebut-sebut oleh pihak pelapor.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.