Fakta Nasional

Mitos Gorengan Bikin Gemuk? Fakta dan Tips Camilan Sehat

LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET - Gorengan sering jadi camilan favorit karena teksturnya renyah dan rasanya gurih. Namun, pertanyaan “Apakah gorengan bikin gemuk?” kerap menghantui pecinta tahu, tempe, pisang goreng, atau bakwan. Kunci utama kenaikan b…

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 20 June 2025 📖 1 menit
Mitos Gorengan Bikin Gemuk? Fakta dan Tips Camilan Sehat
Mitos Gorengan Bikin Gemuk? Fakta dan Tips Camilan Sehat/(pixabay)

LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET - Gorengan sering jadi camilan favorit karena teksturnya renyah dan rasanya gurih. Namun, pertanyaan “Apakah gorengan bikin gemuk?” kerap menghantui pecinta tahu, tempe, pisang goreng, atau bakwan.

Kunci utama kenaikan berat badan adalah kelebihan kalori—jika asupan kalori dari gorengan tidak dibakar, maka tubuh akan menyimpan sebagai lemak.

Gorengan dibuat dengan deep frying menggunakan minyak banyak, sehingga menyerap lemak jenuh dan minyak terpakai.

Satu porsi pisang goreng (3 buah) mengandung sekitar 150–200 kalori, sedangkan tahu isi atau tempe mendoan bisa mencapai 250 kalori per potong.

Jika dikonsumsi berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik, asupan kalori harian mudah melampaui kebutuhan basal tubuh.

Untuk tetap menikmati gorengan, batasi frekuensi menjadi 1–2 kali seminggu. Pilih minyak goreng berkualitas tinggi, seperti minyak kanola atau minyak zaitun, dan ganti secara rutin agar kualitasnya terjaga.

Setelah digoreng, tiriskan minyak berlebih dengan tisu dapur. Padukan gorengan dengan sayuran segar atau buah untuk menambah serat dan mengurangi total kalori bersih.

Intinya, gorengan tidak selalu “musuh” asalkan porsi dan cara pengolahan diperhatikan. Perpaduan pola makan seimbang dan olahraga rutin akan mencegah penumpukan lemak. Selamat ngemil tanpa cemas![dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK