Fakta Nasional

Mudik Gratis DKI 2026: Verifikasi Ketat untuk Cegah Jual Beli Tiket

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemprov DKI Jakarta kembali menggelar program Mudik Gratis dengan kuota yang jauh lebih besar tahun ini. Untuk memastikan program ini tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI menerapkan s…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 27 February 2026 📖 1 menit
Mudik Gratis DKI 2026: Verifikasi Ketat untuk Cegah Jual Beli Tiket
66.700 Personel TNI Siagakan Mudik Lebaran 2025/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemprov DKI Jakarta kembali menggelar program Mudik Gratis dengan kuota yang jauh lebih besar tahun ini.

Untuk memastikan program ini tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI menerapkan sistem verifikasi ulang saat hari keberangkatan guna mencegah praktik pemindahtanganan atau penjualan tiket secara ilegal, dilansir pada 26 Februari 2026.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub DKI, Emanuel Kristanto, mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya menyediakan 366 bus untuk arus mudik, meningkat pesat dari tahun sebelumnya.

Tak hanya penumpang, tersedia juga belasan truk untuk mengangkut sepeda motor pemudik. Program ini dirancang komprehensif dengan koordinasi bersama TNI/Polri untuk menjamin keamanan pemudik sejak titik keberangkatan di Monas hingga sampai ke kota tujuan.

Bagi warga yang berminat, pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi mudikgratis.jakarta.go.id dengan syarat KTP dan KK. Keberangkatan armada bus dijadwalkan pada 17 Maret 2026, sementara pengangkutan sepeda motor dilakukan sehari sebelumnya di Terminal Pulogadung.

Pemprov DKI menegaskan akan bekerja sama dengan Dinas Sosial untuk memastikan peserta yang terdaftar adalah pihak yang benar-benar layak menerima manfaat program subsidi ini.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK