Fakta Nasional

Optimalkan Produksi Migas, Pertamina Hulu Rokan Perkuat Infrastruktur Kelistrikan

FAKTANASIONAL.NET - Pertamina Hulu Rokan (PHR) memperkuat infrastruktur kelistrikan di Lapangan Libo, Kabupaten Siak, Riau. Langkah ini untuk mendukung pengoperasian sejumlah sumur baru dan mengoptimalkan produksi minyak dan gas bumi (migas). “Infra…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Moch. Ade Maulidin Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 14 July 2026 📖 2 menit
Optimalkan Produksi Migas, Pertamina Hulu Rokan Perkuat Infrastruktur Kelistrikan

FAKTANASIONAL.NET - Pertamina Hulu Rokan (PHR) memperkuat infrastruktur kelistrikan di Lapangan Libo, Kabupaten Siak, Riau.

Langkah ini untuk mendukung pengoperasian sejumlah sumur baru dan mengoptimalkan produksi minyak dan gas bumi (migas).

“Infrastruktur ini sangat berguna untuk mendukung produksi di Zona Rokan. Terus semangat one goal, untuk operasi yang andal, selamat, dan efisien untuk keandalan produksi,” kata Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Sebastian Julius di Jakarta pada Selasa (14/7/2026).

General Manager (GM) Zona Rokan, Andre Wijanarko menambahkan di industri migas, produksi tidak hanya ditentukan oleh cadangan yang tersimpan di bawah permukaan bumi.

Karena, di balik setiap sumur yang beroperasi, terdapat sistem penunjang yang bekerja tanpa henti seperti pasokan listrik yang andal.

Dengan begitu Pertamina Hulu Rokan memperkuat infrastruktur kelistrikan di Lapangan Libo, Kabupaten Siak, Riau.

PHR meningkatkan kapasitas gardu induk Libo dari 10,5 MVA menjadi 24,5 MVA.

Angka ini bertambah 14 MVA untuk mendukung pengembangan sumur-sumur baru dan menjaga keberlanjutan produksi migas di Wilayah Kerja Rokan.

Untuk area Libo Southeast, peningkatan kapasitas listrik menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Kawasan ini saat ini menjadi salah satu fokus pengembangan sumur produksi dan sumur injeksi.

Dengan kenaikan aktivitas pemboran dan pengoperasian fasilitas produksi, maka kebutuhan daya listrik meningkat.

Berbagai peralatan produksi seperti Electrical Submersible Pump (ESP) dan Water Injection Pump (WIP), memerlukan pasokan energi yang stabil agar minyak dapat diproduksikan secara optimal.

Tanpa dukungan kelistrikan yang memadai, maka upaya peningkatan produksi akan menghadapi tantangan yang tidak ringan.

"Melalui Libo Substation Upgrade, PHR memastikan pasokan listrik yang andal untuk mendukung pengoperasian sumur-sumur baru dan mengoptimalkan produksi migas bagi kebutuhan energi nasional," ujarnya.

Dari sisi teknis, proyek mencakup pemasangan power transformer berkapasitas 14 MVA.

Selain itu voltage regulator 1,4 MVA, sistem proteksi dan pengukuran baru, pembangunan gedung kontrol kelistrikan, serta penarikan jaringan kabel distribusi sepanjang sekitar 2,5 kilometer.

Gardu induk yang memiliki kapasitas lebih besar itu bukan sekadar fasilitas kelistrikan.

Selain itu menjadi penggerak di balik operasi lapangan dan memastikan energi terus mengalir.

Jadi, produksi migas dari Lapangan Libo dapat terus memberi kontribusi bagi kebutuhan energi Indonesia. (adm)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK