Pansus I DPRD Kalsel Endus Potensi Kebocoran PAD dari Aset Daerah
FAKTANASIONAL.NET - DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) tengah melakukan pendalaman intensif terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Pajak dan Retribusi Daerah. Langkah ini diambil guna menekan kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) yang…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) tengah melakukan pendalaman intensif terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Pajak dan Retribusi Daerah.
Langkah ini diambil guna menekan kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari pengelolaan aset milik pemerintah provinsi.
Ketua Pansus I DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengungkapkan bahwa rapat pembahasan yang digelar pada Kamis (2/7/2026) difokuskan pada optimalisasi tarif retribusi.
.
"Kami ingin memastikan kebijakan yang diambil memberikan kontribusi maksimal. Pengawasan terhadap tarif retribusi dari mitra kerja sangat krusial agar potensi PAD terus meningkat," tegas pria yang akrab disapa Paman Yani tersebut, dikutip redaksi dari ANTARA.
Dalam penelusurannya, Pansus I menyoroti beberapa aset yang pengelolaannya dinilai tidak transparan, di antaranya Lapangan Golf Swargaloka di Banjarbaru dan GOR Hasanuddin Banjarmasin.
Menurut Paman Yani, pengelolaan aset-aset tersebut selama ini dinilai tidak sejalan dengan aturan yang berlaku, sehingga pemerintah daerah kehilangan potensi pendapatan hingga miliaran rupiah.
Selain itu, Pansus juga menyoroti sistem pembayaran manual pada fasilitas parkir dan kolam renang yang rawan manipulasi.
Selain isu aset, Pansus turut menyoroti kebijakan retribusi di sekolah negeri yang berpotensi menciptakan kesenjangan sosial.
Pansus menegaskan akan terus menyisir setiap celah pendapatan demi kesejahteraan masyarakat Kalsel.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.