Pemkot Bekasi Tanggung Seluruh Biaya Medis Korban Ledakan SPBE Cimuning, Ada yang Luka Bakar 92 Persen
FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Kota Bekasi memastikan akan menanggung seluruh biaya perawatan medis para korban ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kota Bekasi, yang terjadi pada Rabu malam (1/4/2026). Mayoritas korban…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Kota Bekasi memastikan akan menanggung seluruh biaya perawatan medis para korban ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kota Bekasi, yang terjadi pada Rabu malam (1/4/2026). Mayoritas korban dilaporkan mengalami luka bakar sangat serius dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif.
Wakil Walikota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa, namun kondisi fisik para korban memerlukan penanganan medis tingkat lanjut.
"Sampai saat ini korban nggak ada yang meninggal dunia. Luka bakar hanya sekitar, ada yang 90 persen," kata Haris kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).
Satu Keluarga Alami Luka Berat
Dampak ledakan juga mengenai warga sekitar yang berada di dalam rumah saat kejadian berlangsung. Haris merinci terdapat satu keluarga yang terdiri dari empat orang mengalami luka bakar di atas 70 persen.
Melihat tingkat keparahan luka, Pemkot Bekasi berencana merujuk para korban ke rumah sakit tipe A yang memiliki fasilitas spesialis penanganan luka bakar berat.
"Insya Allah semua korban itu akan menjadi tanggungan dari Pemerintah Kota Bekasi, semuanya," tegas Haris.
Kondisi Kritis Petugas Keamanan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu korban dengan kondisi paling kritis adalah petugas keamanan (security) SPBE tersebut. Korban dilaporkan mengalami luka bakar hingga 92 persen dan saat ini masih berjuang di ruang ICU Rumah Sakit Unimedika Setu, Bekasi.
Penyelidikan Penyebab Ledakan
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran dan ledakan di fasilitas pengisian elpiji tersebut. Area di sekitar lokasi kejadian telah diamankan guna memastikan keselamatan warga.
Fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan layanan kesehatan terbaik serta menjaga stabilitas kondisi psikologis warga di sekitar kawasan Cimuning pasca-insiden yang sempat mencekam tersebut.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.