Pemulihan Listrik Aceh Pasca-Banjir: Menteri ESDM Minta Maaf, PLN Ungkap Kerusakan Parah
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Aceh atas penanganan pemulihan jaringan listrik yang belum maksimal pasca-bencana banjir band…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Aceh atas penanganan pemulihan jaringan listrik yang belum maksimal pasca-bencana banjir bandang dan longsor. Permintaan maaf tersebut disampaikan di Jakarta, dilansir pada 10 Desember 2025, seiring dengan janji pemerintah untuk mengerahkan seluruh sumber daya negara guna mempercepat pemulihan sektor energi di Aceh.
Menteri Bahlil mengakui adanya kendala tak terduga di lapangan yang menyebabkan kekurangan dalam pelayanan. Ia juga berharap tim di lapangan dapat bekerja secara optimal untuk memulihkan kondisi.
Tantangan Teknis yang Dihadapi PLN
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa bencana tersebut telah menimbulkan kerusakan masif pada infrastruktur utama kelistrikan. Kerusakan paling parah adalah robohnya enam tower transmisi pada jalur Bireuen menuju pembangkit Arun.
Perubahan Morfologi Alam dan Dampak Pemadaman
Dampak ekstrem banjir juga mengubah morfologi sungai, yang tadinya 80 meter kini melebar hingga 300-400 meter, menyulitkan akses dan penanaman tower baru. Selain itu, beberapa infrastruktur vital dan kabel turut hanyut. Kerusakan enam tower ini berakibat fatal, yaitu terputusnya penyaluran listrik dari Arun ke Banda Aceh, sehingga ibu kota provinsi mengalami pemadaman bergilir. PLN kini fokus memperbaiki kerusakan untuk menormalkan kembali pasokan listrik.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.