Pengajian Masjid Al Ikhlas: Ustaz Ilham Humaidi Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Dunia-Akhirat
FAKTANASIONAL.NET - Dalam sebuah ceramah yang berlangsung khusyuk di Masjid Al Ikhlas, Banjarmasin, pada Jumat malam (5/6/2026), Ustaz H. Ilham Humaidi menyampaikan pesan penting mengenai esensi kehidupan bagi umat Muslim. Dalam kajiannya, beliau me…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Dalam sebuah ceramah yang berlangsung khusyuk di Masjid Al Ikhlas, Banjarmasin, pada Jumat malam (5/6/2026), Ustaz H. Ilham Humaidi menyampaikan pesan penting mengenai esensi kehidupan bagi umat Muslim.
Dalam kajiannya, beliau menekankan pentingnya menempatkan agama sebagai fondasi utama di atas segala urusan duniawi.
Ustaz Ilham Humaidi menegaskan bahwa setiap individu sebaiknya tidak menyia-nyiakan kesempatan hidup yang hanya datang sekali ini.
Menurut beliau, keahlian dan rutinitas duniawi yang dimiliki seseorang harus diiringi dengan ketaatan kepada Sang Pencipta.
"Agama harus dimasukkan ke dalam diri dan pemikiran sejak dini. Jika agama sudah dipahami, maka apapun jabatan atau status sosialnya kelak, ia akan selalu mengutamakan kepentingan akhirat," ujar beliau di hadapan para jamaah.
Ia juga mengingatkan agar umat tidak terjebak dalam pengejaran dunia yang melalaikan. Meskipun menikmati kehidupan di dunia diperbolehkan, keseimbangan harus tetap dijaga.
Beliau menekankan bahwa urgensi akhirat jauh lebih berat dibandingkan urusan dunia, sehingga sikap abai terhadap kehidupan setelah mati adalah sebuah kerugian besar bagi seorang hamba.
Lebih lanjut, Ustaz Ilham mengajak seluruh orang beriman untuk memperteguh keimanan melalui ketaatan yang konsisten.
Ia memberikan perspektif baru mengenai makna sabar, yang tidak hanya terbatas pada menghadapi cobaan hidup yang pahit.
Bagi Ustaz Ilham, kesabaran juga merupakan elemen kunci dalam beribadah dan menghambakan diri kepada Tuhan. Sabar adalah proses panjang yang harus menyertai setiap langkah ketaatan agar tetap teguh di jalan yang benar.
Pesan ini menjadi pengingat bagi masyarakat Banjarmasin untuk terus menata hidup dengan orientasi akhirat tanpa mengabaikan tanggung jawab di dunia.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.