Fakta Nasional

Pengakuan Mengejutkan Andika Kangen Band: Ditangkap karena Intel BNN Menyamar Jadi Kru

SELEB, FAKTANASIONAL.NET - Vokalis Kangen Band, Andika Mahesa, baru-baru ini membuat pengakuan mengejutkan mengenai penangkapan dirinya dan keyboardist Izzy atas kasus narkoba pada 11 Maret 2012. Dalam sebuah podcast bersama Soleh Solihun, Andika me…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 16 November 2025 📖 1 menit
Pengakuan Mengejutkan Andika Kangen Band: Ditangkap karena Intel BNN Menyamar Jadi Kru
Pengakuan Mengejutkan Andika Kangen Band: Ditangkap karena Intel BNN Menyamar Jadi Kru/(ig)

SELEB, FAKTANASIONAL.NET - Vokalis Kangen Band, Andika Mahesa, baru-baru ini membuat pengakuan mengejutkan mengenai penangkapan dirinya dan keyboardist Izzy atas kasus narkoba pada 11 Maret 2012. Dalam sebuah podcast bersama Soleh Solihun, Andika menceritakan bahwa penangkapan tersebut terjadi karena adanya informasi yang dibocorkan dari internal tim mereka. Ia mengakui, saat itu dirinya masih memiliki "darah muda dan bandel" yang berujung pada penggunaan barang haram tersebut. Yang paling mengejutkan, Andika mengungkapkan bahwa salah satu kru yang selama tiga bulan terakhir bekerja dengan mereka ternyata adalah seorang intel dari Badan Narkotika Nasional (BNN) yang sedang menyamar.

Penyergapan di Kosan dan Peran Kru 'Putera'

Andika mengisahkan kronologi penangkapan tersebut terjadi di kosannya. Ia diamankan bersama Izzy, keyboardist Kangen Band. Andika mengaku saat itu sedang tertidur ketika Izzy memanggilnya untuk mencoba sesuatu yang disebut sebagai "aplikasi keren." Setelah mencobanya, tak lama kemudian penyergapan terjadi. Ia menduga, informasi tersebut datang dari orang dalam, atau "dicepuin," dalam bahasa gaul. Andika kemudian merinci bahwa kru yang menyamar sebagai intel BNN itu adalah seorang yang sangat piawai bermain keyboard.

Kedamaian Setelah Berhenti: Mengakhiri Masa Parno

Identitas kru yang menyamar tersebut baru terungkap saat Andika dan Izzy dibawa ke kantor BNN. Kru bernama "Putera" tersebut, yang bahkan sering disuruh beli rokok, ternyata adalah anggota intel BNN yang selama ini mengawasi mereka. Andika mengakui bahwa sang intel memegang kunci kamar kos saat penggerebekan, yang menjadi salah satu petunjuk. Meski sempat mengalami masa parno dan takut bertemu dengan siapa pun, termasuk polisi atau temannya sendiri, Andika kini mengaku sudah merasa damai dan santai. Hal ini dikarenakan ia telah sepenuhnya lepas dari jeratan barang haram narkoba, menjadikan pengakuan ini sebagai bagian dari masa lalunya.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK