Fakta Nasional

Penjelasan Salat Gaib untuk Korban Bencana

RELIGI, FAKTANASIONAL.NET - Ribuan umat Islam di berbagai daerah menunjukkan ikatan persaudaraan (ukhuwah islamiah) yang kuat dengan melaksanakan salat gaib bagi ratusan korban bencana alam di Sumatera. Ibadah ini menjadi wujud solidaritas dan keped…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 07 December 2025 📖 1 menit
Penjelasan Salat Gaib untuk Korban Bencana
Penjelasan Salat Gaib untuk Korban Bencana/Pixabay)
) -->

RELIGI, FAKTANASIONAL.NET - Ribuan umat Islam di berbagai daerah menunjukkan ikatan persaudaraan (ukhuwah islamiah) yang kuat dengan melaksanakan salat gaib bagi ratusan korban bencana alam di Sumatera. Ibadah ini menjadi wujud solidaritas dan kepedulian mendalam, khususnya setelah banjir bandang dan longsor merenggut banyak nyawa di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Salat gaib adalah salat jenazah yang dikerjakan tanpa hadirnya jasad (jenazah) di lokasi salat, ditujukan bagi muslim yang meninggal di tempat jauh atau tidak ditemukan.

Hukum dan Dasar Pelaksanaan

Salat gaib berhukum sunah muakadah (sangat dianjurkan). Dasar pelaksanaannya merujuk pada teladan Nabi Muhammad SAW yang pernah menyalatkan Raja Najasyi (Ashammah bin Abjar) di Habasyah. Tujuannya adalah memohon ampunan (maghfirah) dan rahmat Allah SWT bagi jenazah. Pelaksanaan salat gaib secara berjemaah diharapkan dapat mengupayakan syafaat bagi para korban.

Kepedulian yang Menguatkan Hati

Melaksanakan salat gaib menjadi pengingat bagi yang hidup akan akhirat (muhasabah) sekaligus menjadi pelipur lara bagi keluarga korban. Aksi ini menegaskan bahwa seluruh umat Islam adalah satu tubuh, di mana doa bersama mengalir deras meski terpisah oleh jarak dan lokasi bencana. Ini adalah bentuk nyata dukungan moral spiritual bagi para penyintas.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK