Fakta Nasional

Perayaan Gawai Dayak Nasrani Lanjak Jadi Momentum Lestarikan Warisan Budaya Leluhur

FAKTANASIONAL.NET - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menghadiri perayaan Gawai Dayak Nasrani bersama ratusan umat Paroki Santo Dismas Lanjak di Kecamatan Batang Lupar pada Minggu (21/6). Kehadiran kepala daerah dalam perayaan tahunan ini bertujua…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Natash Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 23 June 2026 📖 1 menit
Perayaan Gawai Dayak Nasrani Lanjak Jadi Momentum Lestarikan Warisan Budaya Leluhur
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan merayakan Gawai Dayak Nasrani bersama umat Paroki Santo Dismas di Kecamatan Batang Lupar. (Dok. Ist)

FAKTANASIONAL.NET - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menghadiri perayaan Gawai Dayak Nasrani bersama ratusan umat Paroki Santo Dismas Lanjak di Kecamatan Batang Lupar pada Minggu (21/6).

Kehadiran kepala daerah dalam perayaan tahunan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat setempat.

Perayaan keagamaan yang berbalut adat tersebut berlangsung sangat khidmat dan dipenuhi rasa sukacita dari seluruh umat yang hadir.

Kegiatan ini dinilai menjadi momentum penting untuk melestarikan nilai-nilai budaya serta warisan leluhur di tengah laju perkembangan zaman modern.

Kedatangan Bupati Kapuas Hulu di lokasi acara langsung mendapatkan sambutan yang sangat hangat dari umat dan tokoh masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan perayaan adat dan agama tersebut berjalan dengan lancar dalam suasana yang penuh dengan rasa kekeluargaan.

Perayaan Gawai Dayak Nasrani ini pada hakikatnya merupakan bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat atas segala berkat yang telah diterima sepanjang tahun.

Acara ini juga menjadi sarana strategis untuk mempertahankan identitas budaya Dayak yang mampu berpadu harmonis dengan nilai-nilai keagamaan.

Melalui momentum perayaan ini pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan antarwarga.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak pernah meninggalkan tradisi kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur.

Integrasi antara adat istiadat dan ajaran agama dalam perayaan ini membuktikan tingginya nilai toleransi di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.

Acara perayaan tersebut kemudian ditutup dengan berbagai kegiatan kebersamaan yang melibatkan seluruh elemen yang hadir di lokasi.

Rangkaian penutup ini semakin mempererat hubungan baik antara jajaran pemerintah daerah dengan tokoh agama maupun para tokoh adat setempat.

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berkomitmen untuk terus mendukung setiap kegiatan positif yang mampu merawat keberagaman dan pelestarian budaya di wilayah tersebut.

(*Red)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK