Fakta Nasional

Perkuat Kedaulatan Maritim di Pasifik, Pemprov Papua dan Kemenhub Kembangkan Pelabuhan Korido

FAKTANASIONAL.NET — Pemerintah Provinsi Papua memberikan dukungan penuh terhadap proyek pengembangan Pelabuhan Korido di Kabupaten Supiori. Langkah strategis ini dilakukan lewat kolaborasi erat bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementeria…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 26 May 2026 📖 2 menit
Perkuat Kedaulatan Maritim di Pasifik, Pemprov Papua dan Kemenhub Kembangkan Pelabuhan Korido
Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri bersama Tim Teknis Dinas Perhubungan, Dinas PUTR, Baperida, dan Kepala UPP Kelas III Korido saat melakukan peninjauan teknis di dermaga Pelabuhan Korido, Distrik Supiori Selatan. Sinergi ini ditujukan untuk mematangkan DED pengembangan pelabuh…
) -->

FAKTANASIONAL.NET — Pemerintah Provinsi Papua memberikan dukungan penuh terhadap proyek pengembangan Pelabuhan Korido di Kabupaten Supiori.

Langkah strategis ini dilakukan lewat kolaborasi erat bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Korido, demi memperkuat konektivitas wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP) serta mengamankan kedaulatan maritim utara Papua di Samudera Pasifik.

Sinergi ini diwujudkan melalui kesepakatan bersama terkait penyusunan Detail Engineering Design (DED) Pelabuhan Korido.

Penyusunan dokumen teknis ini digarap lintas instansi, melibatkan Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Provinsi Papua.

Baca Juga: Pembentukan Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan Definitif Jangan Ditunda-tunda

Awal dari proyek besar ini ditandai dengan agenda penelitian teknis dan peninjauan lapangan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Papua, Matius Derek Fakhiri, bersama tim teknis di dermaga, area komersil, serta Kantor UPP Korido di Distrik Supiori Selatan, Supiori, Papua.

Gubernur Papua, Matius Derek Fakhiri, mengungkapkan bahwa kerja sama lintas sektor ini menjadi tonggak sejarah baru dalam pembangunan infrastruktur di bumi cenderawasih.

“Ini untuk memperkuat jalur distribusi logistik dan pergerakan angkutan laut di Papua khususnya di Supiori yang masuk wilayah 3TP,” kata Fakhiri dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, dikutip Senin (25/5/2026).

Fakhiri menambahkan bahwa pelabuhan yang produktif akan menjadi urat nadi bagi konektivitas yang hebat. Melalui kemaritiman yang andal, pertumbuhan ekonomi daerah diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan demi masa depan generasi mendatang, sejalan dengan visi Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmoni.

Rencana Pengembangan Jangka Pendek (TA 2027)

Pengembangan infrastruktur Pelabuhan Korido dirancang secara terukur. Untuk Tahun Anggaran 2027, fokus jangka pendek diarahkan pada sejumlah fasilitas vital, meliputi:

  • Studi dan analisis perpanjangan dermaga utama.

  • Pembangunan area walkway (jalur pejalan kaki).

  • Pembangunan terminal penumpang yang representatif.

  • Penyediaan kantin dan area komersial bagi pelaku usaha lokal.

Jawaban Atas Tantangan Geografis Perbatasan

Kepala Kantor UPP Kelas III Korido, Willem Thobias Fofid, memaparkan bahwa Pelabuhan Korido memiliki posisi geopolitik dan ekonomi yang sangat strategis di Kawasan Pasifik.

Pelabuhan ini berfungsi sebagai pintu gerbang logistik sekaligus penggerak roda ekonomi bagi seluruh wilayah kepulauan di utara Papua.

Menurut Willem, tantangan geografis sering kali memicu hambatan aksesibilitas. Oleh karena itu, perpanjangan dermaga sangat krusial agar kapasitas operasional pelabuhan meningkat dan mampu melayani kapal-kapal kargo berukuran besar.

Kehadiran terminal dan area komersial juga diyakini akan memberi kenyamanan bagi penumpang serta menstimulasi ekonomi masyarakat lokal.

“Semoga kolaborasi ini berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara, optimistis penguatan kedaulatan data pergerakan kapal dan aktivitas pelabuhan akan semakin aman dan terintegrasi, sekaligus memperkuat aspek pengawasan serta keselamatan pelayaran di wilayah timur Indonesia,” tutur Willem Thobias Fofid.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua sekaligus Ketua Tim Teknis Penyusunan DED, Matius Wally, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi operasional mutakhir dalam proyek ini diharapkan mampu melahirkan layanan kepelabuhanan yang andal, khususnya bagi wilayah-wilayah perbatasan yang selama ini sulit dijangkau oleh jaringan terestrial.

Baca Juga: Gubernur Fakhiri Prioritaskan Jalur Barat dan Bandara Serui untuk Dorong Ekonomi Papua


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK