Fakta Nasional

Petugas Gabungan BPBD dan BKSDA Evakuasi Macan Kumbang dari Rumah Warga

FAKTANASIONAL.NET — Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, kepolisian, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengevakuasi seekor macan kumbang yang masuk ke permukiman warga di Desa Gunungsari, Kecamat…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 13 August 2026 📖 1 menit
Petugas Gabungan BPBD dan BKSDA Evakuasi Macan Kumbang dari Rumah Warga
Tim gabungan dari BPBD dan BKSDA meneliti kondisi macan kumbang yang telah dilumpuhkan usai dievakuasi dari permukiman warga di Bawang. Satwa tersebut selanjutnya akan menjalani pemeriksaan kesehatan./Dok. Humas Kab, Batang
) -->

FAKTANASIONAL.NET — Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, kepolisian, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengevakuasi seekor macan kumbang yang masuk ke permukiman warga di Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Kepala BPBD Batang Wawan Nurdiansyah menjelaskan bahwa satwa liar terlindungi tersebut ditemukan dalam kondisi salah satu kaki terluka. Sebelum terjebak di dalam rumah warga, macan kumbang itu sempat memangsa ternak milik warga sekitar.

"Untuk proses evakuasi, warga mengurung satwa liar itu di dalam rumah sambil menunggu petugas datang. Satwa tersebut akhirnya dapat dilumpuhkan dengan cara dibius," kata Wawan di Batang, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga: 4 Jam Diperiksa KPK, Rudy Tanoe Dicecar soal Penyaluran Bansos 2020 yang Tak Sesuai Kontrak

Usai dibius, satwa predator tersebut langsung dievakuasi ke Safari Beach untuk mendapatkan tindakan observasi dan perawatan medis awal. Penanganan lanjutan sepenuhnya diserahkan kepada pihak BKSDA Jawa Tengah.

"Kami belum dapat memastikan apakah macan kumbang tersebut nantinya akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya atau mendapat penanganan lain. Itu nanti kewenangannya BKSDA yang menangani satwa liar," tambah Wawan.

Sementara itu, Kapolsek Bawang AKP Slamet Riyanto mengonfirmasi bahwa pengamanan area dilakukan dengan menutup seluruh akses pintu rumah guna mengisolasi pergerakan satwa dan menjaga keselamatan warga.

"Evakuasi dilakukan secara hati-hati dengan melibatkan sejumlah pihak mengingat macan kumbang merupakan satwa liar yang dilindungi dan berpotensi membahayakan apabila berinteraksi langsung dengan manusia," tegas Slamet.

Petugas mengimbau warga agar segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan kembali satwa liar berpotensi bahaya dan menghindari tindakan mandiri tanpa prosedur penanganan yang aman.

Baca Juga: Viral! Nenek di Kolombia Raup Cuan dari “Bergosip” hingga Mampu Beli Dua Rumah


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK