Pisau Kritis Rocky Ternyata Tak Berubah, Maka Bertaubatlah
FAKTANASIONAL.NET - Saya kira, setelah penampilan Rocky Gerung di talkshow YouTube ILC Karni Ilyas hari ini, banyak yang menyesal (tobat), karena sudah mencaci-maki Rocky Gerung, menganggapnya berubah, jinak, dan menjadi hamba penguasa. Rocky sama s…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Saya kira, setelah penampilan Rocky Gerung di talkshow YouTube ILC Karni Ilyas hari ini, banyak yang menyesal (tobat), karena sudah mencaci-maki Rocky Gerung, menganggapnya berubah, jinak, dan menjadi hamba penguasa. Rocky sama sekali tak berubah.
Tema yang dibahas ILC hari ini: "Ijazah SMA tak Ditemukan, Gibran Tetap Wapres! MK Ketok Palu, Bola Panas Pindah ke DPR" berhasil dilewati Rocky Gerung yang baru saja dilantik sebagai Wantimpres, dan itu tidak sedikitpun mengubah kekritisannya.
Memang, ada kesan Rocky Gerung masih membela kepentingan Presiden Prabowo dengan cara menyalahkan putusan MK Nomor 1/2026 itu. Sebab, bagi Rocky, MK seharusnya memutuskan langsung diskualifikasi Wapres Gibran, dan tidak diserahkannya ke DPR, karena bisa mentah lagi. Artinya, teorinya pas.
Memang, MK-lah penjaga Konstitusi (the guardian of the constitution), bukan DPR/MPR. MK-lah penjaga kedaulatan rakyat, bukan DPR/MPR. DPR/MPR bisa berganti sekali 5 tahun, tapi Hakim MK tidak. Jadi, paling tepat MK penjaga Konstitusi, bukan DPR/MPR. Alasan teoritis Rocky Gerung masuk akal dan kuat.
Saat putusan MK Nomor 1/2026 sampai di DPR/MPR, maka tukar tambah kekuasaan akan terjadi. Dan ini bisa berlangsung lama dan alot. Selama dan sealot itulah cap (framing) terhadap Presiden merugikan. Misalnya, didampingi Wapres tak lagi memenuhi syarat. Presiden masih di bawah bayang-bayang Jokowi. Dll.
Rocky Gerung menyampaikan pikiran-pikirannya terkait kasus ijazah Wapres Gibran tanpa tersendat sedikitpun. Bahkan, permintaan agar Wapres Gibran mundur pun, juga disampaikan Rocky secara terbuka dan itu yang terbaik. Wapres Gibran layak diberi Nobel kalau sikap itu yang ditempuh. Intinya, Rocky Gerung tak berubah seperti anggapan banyak orang yang kecewa padanya.
Bang Karni Ilyas menutup ILC hari ini dengan sangat bagus. Kutipan Abraham Lincoln seperti mewakili banyak perasaan orang yang tak tersampaikan: "Kamu bisa membohongi semua orang dalam suatu waktu, dan kamu bisa membohongi seseorang sepanjang waktu, tapi kamu tidak akan bisa membohongi semua orang sepanjang waktu". Begitulah. (ERIZAL)
Sumber: FB @Erizal
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.