Prakiraan Cuaca Kalbar Hari Ini: 5 Kabupaten Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
FAKTANASIONAL, KALBAR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat untuk hari Kamis, (19/2/2026). Berdasarkan data terbaru, sejumlah wilayah masih akan diguyur hujan dengan intensitas berv…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL, KALBAR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat untuk hari Kamis, (19/2/2026).
Berdasarkan data terbaru, sejumlah wilayah masih akan diguyur hujan dengan intensitas bervariasi, namun masyarakat juga diminta mulai mewaspadai ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada pekan depan.
Berdasarkan tabel potensi hujan harian yang dirilis BMKG, pada Kamis (19/2/2026), terdapat lima kabupaten yang berpotensi mengalami hujan lebat, yakni Kabupaten Kapuas Hulu, Ketapang, Melawi, Sekadau, dan Sintang.
Sementara itu, wilayah lain seperti Kota Pontianak, Kota Singkawang, Bengkayang, Kubu Raya, Landak, Mempawah, Sambas, dan Sanggau diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Kabupaten Kayong Utara menjadi satu-satunya wilayah yang diprakirakan hanya mengalami hujan ringan pada hari ini.
Terkait kondisi cuaca harian ini, pihak BMKG memberikan imbauan resmi agar masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dapat melakukan langkah antisipasi.
“Kondisi cuaca di Kalimantan Barat diprakirakan beberapa wilayah berpotensi terjadi hujan intensitas ringan hingga sedang pada siang, malam hingga dini hari,” sebut rilis resmi BMKG terkait kondisi cuaca hari ini.Selain menginformasikan potensi hujan, BMKG juga memberikan peringatan dini mengenai ancaman bencana yang berpotensi timbul akibat perubahan pola cuaca dalam beberapa hari ke depan.
Menurunnya intensitas hujan di sejumlah wilayah berisiko meningkatkan titik api.
“Waspadai potensi kemudahan terjadi karhutla di sebagian wilayah Kalimantan Barat pada tanggal 22, 24 dan 25 Februari 2026,” tegas BMKG dalam imbauannya.Pemantauan Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat secara berkala sangat penting bagi warga, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir akibat hujan lebat, maupun daerah gambut yang rawan karhutla saat curah hujan menurun.
Masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui informasi cuaca dari kanal resmi pemerintah dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Baca Juga: Waspada Paradoks Cuaca: Saat Jawa Banjir, Riau dan Kalimantan Justru Dikepung Ancaman Karhutla
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.