Presiden PSG Nasser Al Khelaifi Tolak Pencalonan Presiden FIFA 2027, Ini Alasannya
FAKTANASIONAL.NET - Nasser Al Khelaifi menegaskan tidak berminat mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA meski namanya disebut sebagai salah satu kandidat potensial untuk pemilihan pada 2027. Presiden Paris Saint-Germain (PSG) tersebut memilih melanj…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Nasser Al Khelaifi menegaskan tidak berminat mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA meski namanya disebut sebagai salah satu kandidat potensial untuk pemilihan pada 2027.
Presiden Paris Saint-Germain (PSG) tersebut memilih melanjutkan pekerjaan yang sedang dijalani daripada mengejar jabatan tertinggi dalam organisasi sepak bola dunia.
Dikutip dari detikSport, Jumat, 2 Oktober 2026, pemilihan Presiden FIFA dijadwalkan berlangsung di Maroko pada Maret 2027. Gianni Infantino juga berencana kembali mencalonkan diri untuk mempertahankan posisinya.
Sejauh ini, belum terdapat nama pesaing yang dipastikan akan maju menghadapi Infantino. Namun, Nasser Al Khelaifi disebut-sebut mendapat dorongan untuk ikut dalam kontestasi tersebut.
Nama Al Khelaifi menjadi perhatian setelah muncul kabar bahwa dirinya didorong untuk maju dengan dukungan dari konfederasi sepak bola Eropa dan Asia.
Meski demikian, pengusaha asal Qatar itu secara terbuka menyatakan tidak memiliki ambisi untuk menduduki kursi Presiden FIFA.
“Saya sama sekali tidak tertarik dengan FIFA, tidak punya ambisi untuk duduk di sana. Saya rasa saya bukan orang yang tepat untuk posisi itu dan sejujurnya saya memang tidak ingin ke sana,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa dirinya masih menikmati berbagai pekerjaan yang sedang dijalankan. Al Khelaifi ingin melanjutkan proyek-proyek positif bersama pihak-pihak yang selama ini bekerja dengannya.
“Saya menikmati apa yang saya kerjakan saat ini. Kami ingin terus membangun proyek-proyek positif bersama-sama. FIFA bukan untuk saya,” tambahnya.
Pernyataan tersebut memperjelas sikap Al Khelaifi di tengah munculnya spekulasi mengenai kemungkinan dirinya masuk dalam persaingan menuju kepemimpinan FIFA pada 2027.
Di luar pembicaraan mengenai pencalonan Presiden FIFA, Al Khelaifi masih berfokus mengembangkan Paris Saint-Germain. Ia ingin melanjutkan pembangunan proyek klub asal Prancis tersebut.
Selain memimpin PSG, Al Khelaifi juga memiliki saham minoritas di klub Portugal, SC Braga. Keterlibatannya dalam pengelolaan sepak bola klub menjadi bagian dari aktivitas yang masih ingin diteruskannya.
Dengan penolakan tersebut, Al Khelaifi menyatakan tidak ingin terlibat dalam perebutan kursi Presiden FIFA. Sementara itu, Gianni Infantino berencana kembali maju dalam pemilihan yang dijadwalkan berlangsung di Maroko pada Maret 2027.
Dinamika pencalonan masih dapat berkembang menjelang pemilihan. Namun, berdasarkan pernyataan Al Khelaifi, dirinya tidak berminat menjadi kandidat dalam kontestasi tersebut.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.