Fakta Nasional

Protes Mahasiswa Terhadap Kinerja Pemerintah Semakin Masif, Ini Reaksi Kepala BIN

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kalangan mahasiswa melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indoensia (SI) menyerukan Reformasi Jilid II jika pemerintah gagal memenuhi tuntutan perbaikan ekonomi nasional dalam waktu 18 hari. Kalangan mahasiswa m…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 12 June 2026 📖 1 menit
Protes Mahasiswa Terhadap Kinerja Pemerintah Semakin Masif, Ini Reaksi Kepala BIN
Foto Ilustrasi kegiatan aksi demo mahasiswa/net.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kalangan mahasiswa melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indoensia (SI) menyerukan Reformasi Jilid II jika pemerintah gagal memenuhi tuntutan perbaikan ekonomi nasional dalam waktu 18 hari.

Kalangan mahasiswa menilai pemerintah gagal menjaga nilai tukar rupiah yang terus merosot, bahkan anjlok menembus Rp18.000 per dolar AS.

Selain nilai tukar rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga jeblok, termasuk harga BBM jenis Pertamax yang baik menjadi Rp16.250 per liter.

Nah, jika kondisi ekonomi ini tidak bisa diatasi Pemerintahan Prabowo Subianto -Gibran Rakabuming Raka maka BEM SI akan menggelar aksi Reformasi Jilid II. (Reformasi Jilid I tahun 1998 saat orde baru Soeharto jatuh, red).

Selain BEM SI, para mahasiswa dari BEM Seluruh Fakultas Universitas Indonesia juga sudah menyusun rencana aksi demonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia, dengan kekuatan sekitar 1.500 mahasiswa.

Tuntutan mahasiswa dari BEM Fakultas se-UI juga terkait ekonomi yang anjlok, menolak kenaikan harga Pertamax, serta menolak keras militerisasi ranah sipil.

Menyikapi kecamuk protes yang semakin masif dari kalangan mahasiswa, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Herindra mengatakan bahwa persoalan bangsa saat ini harus diatasi dengan persatuan.

"Kita semua harus menjaga ya, persatuan kesatuan. Jangan sampai ada yang tidak menguntungkan bagi kita semua ya," ujar Herindra, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK