Fakta Nasional

Pungli Pembuatan Surat Pernyataan Tanah, Oknum Lurah di Singkawang Terjaring OTT

FAKTA NASIONAL – Beredar informasi jika salah seorang Pejabat Pemerintah Kota Singkawang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Singkawang, Senin 20 Mei 2024 siang, tepatnya di Jalan Pasir Panjang, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selata…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: admin Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 22 May 2024 📖 1 menit
Pungli Pembuatan Surat Pernyataan Tanah, Oknum Lurah di Singkawang Terjaring OTT
Ilustrasi OTT. Foto : Istimewa
) -->

FAKTA NASIONAL – Beredar informasi jika salah seorang Pejabat Pemerintah Kota Singkawang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Singkawang, Senin 20 Mei 2024 siang, tepatnya di Jalan Pasir Panjang, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

OTT tersebut dilakukan sejumlah anggota kepolisian baik dari Polda Kalbar maupun Polres Singkawang.

Belum diketahui, siapa target dari OTT tersebut. Namun dari isu yang berkembang, jika target yang di OTT merupakan oknum lurah Berinisial A.

Saat dikonfirmasi Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Raden Petit Wijaya mengatakan, Unit 3 Tipidkor Satreskrim Polres Singkawang telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan Tindak Pidana Korupsi berupa pungutan liar (Pungli) atau pemerasan dalam pembuatan surat pernyataan tanah yang terjadi di Kantor Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan.

Menurutnya, OTT dilaksanakan oleh Penyidik Satreskrim Polres Singkawang.

"Jadi untuk konfirmasi tentang pelaksanaannya silahkan berhubungan dengan Kapolres Singkawang," katanya.

Kapolres Singkawang, AKBP Fatchur Rochman saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan mengenai OTT tersebut.

Sementara Pj Wali Kota Singkawang, Sumastro meminta media bersabar.
"Sabar, kita hormati proses hukum yang ditegakkan oleh APH," katanya. ***


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK